news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.
Sumber :
  • YouTube LEMBUR PAKUAN CHANNEL

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Jumat, 3 April 2026 - 05:26 WIB
Reporter:
Editor :
Dedi Mulyadi saat meninjau langsung warung yang tertabrak truk
Sumber :
  • YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Setelah suasana kembali tenang, Dedi mulai mengulik lebih dalam mengenai latar belakang keluarga korban.

Ternyata, mendiang istrinya sehari-hari menyambung hidup dengan berjualan di warung kecil, yang merupakan satu-satunya sumber nafkah keluarga mereka.

Kini, sang suami harus memikul beban hidup yang teramat berat sendirian. Mendengar kisah pilu tersebut, Dedi langsung mengambil tindakan nyata tanpa berbasa-basi.

Lalu, saat mendengar kebaikan yang datang di waktu tersulitnya, tangis sang suami pun pecah.

“Jadi istri meninggal, uang tidak ada, yang nabrak juga belum bertanggung jawab,” kata Dedi Mulyadi setelah mendengar cerita dari suami korban.

“Kirim nomor rekening ya, saya bantu Rp25 juta untuk modal usaha lagi,” ujar Dedi.

“Terima kasih pak haji,” kata suami korban sambil menangis.

 

KDM sentil keras soal tata ruang

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) soroti tragedi truk boks pengangkut telur menabrak warung kelontong di Cipeundeuy, Subang
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & Satlantas Polres Subang

Kedermawanan Dedi tidak berhenti sampai di situ. Ia juga menaruh perhatian pada korban lain yang mengalami luka berat dalam insiden tersebut, seorang kuli bangunan yang kebetulan sedang merenovasi lokasi saat kecelakaan maut itu terjadi.

Mengetahui keluarga korban luka juga berasal dari kalangan kurang mampu, Dedi kembali merogoh koceknya.

“Titipkan Rp10 juta untuk keluarga korban yang dirawat, untuk kebutuhan selama di rumah sakit,” katanya.

Di akhir kunjungannya, Dedi Mulyadi juga memberikan catatan kritis mengenai penyebab kecelakaan.

Ia menyoroti posisi bangunan warung yang dinilai terlalu menjorok ke bahu jalan sehingga sangat rawan bagi keselamatan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan harus taat aturan dan tidak boleh menyerobot area drainase ataupun marka jalan.

“Bangunan tidak boleh mengambil badan jalan. Ini juga jadi pelajaran penting agar ke depan tidak terjadi kecelakaan serupa,” tegasnya. (gwn/ism)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral