- Istockphoto
Viiral! Ustadz Terkenal Berinisial SAM Dilaporkan ke Bareskrim, Diduga Lecehkan Santri Pria Sejak 2017
Fakta tersebut membuat kasus ini semakin mendapat perhatian dari publik.
Lebih lanjut, melansir dari video seleb on cam, tim kuasa hukum juga mengungkap bahwa laporan tersebut sebenarnya sudah diajukan beberapa bulan lalu.
Setelah melalui proses awal, perkara ini kini disebut telah naik ke tahap penyidikan oleh pihak kepolisian.
Dugaan Modus Iming-iming Sekolah ke Luar Negeri
Dalam laporan yang diajukan, kuasa hukum korban menjelaskan bahwa dugaan tindakan pelecehan tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup panjang. Rentang waktunya disebut terjadi sejak 2017 hingga 2025.
Kuasa hukum lain yang mendampingi korban, Wati Trisnawati, menyebut bahwa pelaku diduga menggunakan berbagai modus untuk mendekati para santri.
Salah satu cara yang disebut digunakan adalah dengan memberikan janji akan menyekolahkan korban ke luar negeri. Iming-iming tersebut diduga dimanfaatkan untuk membuat para santri mengikuti keinginan pelaku.
Kasus ini sebenarnya pernah mencuat beberapa tahun lalu. Pada 2018, dugaan tindakan tersebut sempat terungkap dan SAM disebut telah meminta maaf serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Namun, menurut tim kuasa hukum korban, dugaan perbuatan serupa kembali terjadi pada tahun 2025. Hal inilah yang akhirnya mendorong para korban untuk melaporkan kasus tersebut secara resmi kepada pihak kepolisian.
Para korban menilai tidak ada perubahan dari terlapor meskipun sebelumnya sudah ada pengakuan dan permintaan maaf. Karena itu mereka sepakat menempuh jalur hukum agar kasus ini bisa ditangani secara serius.
Identitas Terlapor Masih Dirahasiakan
Meski kasus ini telah memasuki tahap penyidikan, identitas lengkap pendakwah berinisial SAM hingga kini belum diungkap ke publik.
Pihak berwenang masih merahasiakan informasi tersebut demi kepentingan penyelidikan yang sedang berjalan.
Penyidik saat ini masih mendalami berbagai bukti serta keterangan dari para korban maupun pihak terkait lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fakta yang ada dapat terungkap secara jelas.
Di tengah proses hukum yang berlangsung, kasus ini turut memicu diskusi luas di media sosial. Banyak warganet menyoroti pentingnya keberanian korban untuk melapor serta perlunya perlindungan terhadap mereka yang mengalami pelecehan seksual.