- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @tresnanyyy
Detik-detik WNI yang Tinggal di Dubai Menyaksikan Rudal Iran yang Mendarat di Depan Matanya, Pesan Darurat Terus Berbunyi
tvOnenews.com - Setelah serangan Amerika Serikat dan Israel menancapkan ke sejumlah wilayah strategis di Teheran, Iran kehilangan pemimpin tertingginya Ayatollah Ali Khamenei.
Untuk itu, Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan pada Minggu (1/3/2026) telah melancarkan serangan rudal dan drone secara masif ke sejumlah pangkalan militer Israel dan Amerika Serikat di kawasan Arab.
Salah satunya pangkalan AS yang berada di Abu Dhabi, namun Dubai berhasil menepis rudal tersebut.
Seorang influencer asal Indonesia yang tinggal di Dubai, menyaksikan langsung serangan rudal yang dilancarkan Iran.
Wanita bernama Tresnany dalam akun Instagram @tresnanyyy, mengungkapkan dirinya sedang makan malam, secara mengejutkan ia mendengarkan suara ledakan bom yang sangat keras.
“Halo semua aku orang Indonesia yang tinggal di Dubai. Jadi ceritanya tadi kita lagi makan. Tiba-tiba mendengar suara ledakan bom yang sangat keras,” ungkap Tresnany pada akun Instagramnya, @tresnanyyy.
- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @tresnanyyy
Rudal yang terlihat dari daerah tempat tinggalnya yang berada di Dubai Marina sempat diabadikan oleh sejumlah orang yang menyaksikannya.
“Aku tinggal di daerah Dubai Marina. Dan ternyata kita benar-benar menyaksikan didepan mata sendiri,” ujarnya.
Menurut penjelasannya, Uni Emirat Arab telah menepis rudal yang dikirimkan Iran kepada pangkalan Amerika yang berada di Abu Dhabi.
Tepisan tersebut membuat rudal hancur berkeping-keping, namun puingnya tetap jatuh ke tanah sehingga mengakibatkan beberapa tempat terbakar.
“Jadi Dubai menepis rudal yang dikirim dari Iran untuk ke pangkalan Amerika yang ada di Abu Dhabi,” jelas Tresnany.
“Tepisan itu kan hancur berkeping-keping, jatuh ke bawah tanah ya. Dan aku tunjukin ke kamu videonya,” sambungnya.
Sejak rudal Iran terlihat di wilayah Uni Emirat Arab, seluruh masyarakat setempat terus mendapatkan pesan darurat dari pemerintah yang dikirimkan melalui ponsel.
“Emergency Alert. Due to current situation, a potential missile threats seek immediate shelter in the closest secure building, and to steer away from windows, doors, and open areas. Await for further instructions. (Dikarenakan situasi saat ini, adanya potensi ancaman rudal, segera cari tempat berlindung di gedung aman terdekat, dan menjauhlah dari jendela, pintu, serta area terbuka. Tunggu instruksi selanjutnya),” begitu isi pesannya.