- Kolase Instagram/@thepaparock
Curhat Pacar yang Ditendang Prianya, Rela Datang dari Pekanbaru ke Bandung Demi Tagih Utang Berujung Dihajar Viral
Jakarta, tvOnenews.com - JS, wanita yang ditendang oleh sang pacar, NT buka suara. Kemunculannya setelah video dugaan tindak kekerasan dialaminya viral di media sosial.
Banyak yang geram dengan tindakan NT. Dalam video viral, NT menendang NS dengan keras sehingga membuat sang pacar tidak berdaya.
Saat ini JS banyak mendapat dukungan dari publik. Ia bahagia tak sedikit ikut mencari keberadaan pacarnya selama 3 tahun ke belakang.
"Halo teman-teman, terima kasih banyak atas semua doa, dukungan, dan semangat yang kalian berikan ke saya. Dukungan kalian sangat berarti di masa yang tidak mudah," ujar pacar NT dalam keterangan di Instagram pribadinya dikutip, Kamis (26/2/2026).
Cerita Kronologi Ditendang Pacar
- Instagram/@thepaparock
Ia menjelaskan, kejadian tersebut bermula saat dirinya nekat. Ia berinisiasi terbang dari Pekanbaru menuju Bandung pada 14 Februari 2026.
Tujuannya berangkat dari Pekanbaru menuju Bandung tentu sangat penting. Sebab, NT sudah menghilangkan diri sehingga harus bertemu secara langsung.
"Keputusan itu saya ambil karena sebelumnya dia tanpa kabar dan memblokir seluruh media sosial saya," katanya.
Penolakan langsung terjadi setelah kedatangan dirinya menuju Bandung. Padahal sang wanita hanya ingin menagih utang pribadinya kepada terduga pelaku.
Tampaknya dugaan permasalahan utang antara korban dan terduga pelaku sudah lama. Sang wanita pun ingin menuntaskannya secara langsung agar tidak berkepanjangan.
"Ketika saya sampai di sana, bukannya mendapatkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah, saya justru diusir dan mendapatkan kekerasan secara fisik," jelasnya.
Alami Kekerasan Fisik sejak Lama
Ia tidak heran dengan balasan tersebut. Hubungannya dengan NT telah berlangsung selama tiga tahun.
Sejak awal pacaran, JS mengaku sudah mendapat tindakan kekerasan hingga penganiayaan. Ia harus menahan sakit setiap setelah disiksa oleh NT.
"Dan kejadian ini menjadi titik di mana saya sadar bahwa saya tidak bisa terus diam. Saya datang hanya untuk meminta utangnya, saya hanya mempertahankan hak saya dan memperjuangkan apa yang seharusnya memang menjadi tanggung jawabnya," terangnya.