- YouTube/celloszxz
Korban Sebut Tak Ada Permintaan Maaf dari Mohan Hazian, Justru Diteror Nomor Asing!
- Instagram/mohanhazian
“Saat saya tanya dengan siapa, dari lembaga mana, dan mengetahui nomor saya dari mana, nomor tersebut tidak menjawab. Kemudian nomor tersebut bilang bahwa mereka adalah perwakilan dari keluarga pelaku,” tulisnya lagi.
Saa menolak permintaan pertemuan tersebut dan mengaku tidak memiliki urgensi untuk bertemu dengan pihak keluarga pelaku, apalagi tanpa kejelasan.
Ia menambahkan bahwa dirinya kini sudah mendapatkan pendampingan hukum dan tengah memproses langkah-langkah selanjutnya secara resmi.
“Nomor tersebut meminta bertemu lagi dan meminta saya menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Saya tidak merespons dan saat ini sedang memproses pendampingan hukum,” tegas Saa.
Unggahan Saa sontak menuai respons luas dari publik.
Banyak yang menunjukkan empati dan memberikan nasihat agar korban tetap berhati-hati menghadapi situasi ini.
Warganet khawatir langkah “pertemuan” tersebut bisa menjadi upaya intimidasi atau manipulasi agar kasus mereda.
“Diajak ketemu gini bikin takut dan trauma sih, tapi saran bawa pendamping sebanyak-banyaknya yang kamu percaya. Ketemunya di tempat umum biar banyak saksi,” tulis seorang netizen.
“Stay safe, Kak. Kalau si pelaku minta ketemu aku sangat takut nanti kamu justru makin dipojokkan dan dirundung supaya berhenti menuntut keadilan,” tambah yang lain.
“Hati-hati ya, karena saya yakin pelaku bakal ngelakuin apa aja buat nyelametin mukanya. Semoga cepat dapat keadilan,” komentar pengguna lain.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena bukan hanya menyangkut nama Mohan Hazian di industri fashion lokal, tetapi juga memperlihatkan bagaimana korban pelecehan masih harus menghadapi tekanan dan teror bahkan setelah bersuara. (adk)