- Istimewa/Kemdikbud
Nilai TKA Tahun Lalu Jeblok Jadi Kekhawatiran Penentu Lolos SNBP 2026? Begini Fakta Terbarunya
Jakarta, tvOnenews.com - Banyak siswa kelas 12 SMA mengkhawatirkan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 menjadi salah satu tolak ukur atau penentu kelulusan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Kekhawatiran pemanfaatan nilai TKA 2025 muncul setelah panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) resmi membuka pendaftaran SNBP 2026 pada 3 Februari hingga 18 Februari 2026.
Berdasarkan informasi sebelumnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merilis hasil rekapitulasi TKA 2025 SMA/sederajat. Dari hasil tersebut, nilai rata-rata TKA Matematika Nasional hanya di angka 35,10 dari 100,00.
Dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyampaikan fakta terbaru. Nilai TKA tahun lalu tidak dimanfaatkan sebagai penentu kelulusan SNBP 2026.
"Kami sedang menyusun. Memang kecenderungannya ini TKA tidak dipergunakan untuk penentuan (kelulusan SNBP 2026). Nanti, kami akan mendefinitifkan bersama dengan panitia (SNPMB)," kata Brian dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube TVR Parlemen, Jumat (6/2/2026).
Alasan TKA 2025 Bukan Jadi Penentu Lolos SNBP 2026
- Pixabay/Yamu_Jay
Brian menyampaikan salah satu alasan TKA bukan menjadi penentu kelolosan proses SNBP. Ia mengatakan, masih banyak sekolah yang belum mempunyai sistem secara sempurna.
Tidak semua sekolah memiliki infrastruktur yang sehat. Hal itu menjadi salah satu faktor penghambat mewujudkan TKA sebagai tolak ukur penentu kelolosan SNBP 2026.
"Beberapa daerah ada yang sistem IT mereka belum bagus, ini sama saja mengganggu," jelasnya.
Maka dari itu, isu TKA menjadi penentu, kata Brian, masih simpang siur. Mendiktisaintek itu segera mungkin akan menyelesaikan hal tersebut dengan panitia SNPMB.
Kehadiran adanya hasil TKA siswa memiliki tujuan sebagai validator nilai rapor. Selain itu, TKA juga menjadi tolak ukur secara objektif seberapa jauh kemampuan akademik siswa.
Bahkan TKA menjadi pertimbangan untuk masuk jenjang lebih tinggi, terutama melalui jalur prestasi seperti perguruan tinggi negeri (PTN) atau perguruan tinggi swasta (PTS).
Dengan adanya TKA, hal ini menjadi mekanisme seleksi agar semakin objektif, adil, terstandar, hingga meminimalisir adanya ketergantungan penilaian dari satuan pendidikan.