news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih tim putri Valencia B Fernando Martín Carreras.
Sumber :
  • internacional

Tragedi Kapal Pelatih Valencia Tenggelam di Labuan Bajo Jadi Sorotan Dunia, Media Spanyol: Ada Gangguan Mesin Kapal

Tragedi laut di Labuan Bajo jadi sorotan internasional. Media Spanyol mengungkap dugaan gangguan mesin kapal wisata yang menewaskan pelatih Valencia dan anak-anaknya.
Selasa, 30 Desember 2025 - 14:23 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Tragedi tenggelamnya kapal wisata di perairan Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, mengguncang perhatian internasional.

Sejumlah media besar Spanyol ramai memberitakan insiden yang menimpa satu keluarga asal Spanyol, termasuk sosok ternama di dunia sepak bola negeri Matador.

Kapal Motor (KM) Putri Sakina yang membawa rombongan wisatawan dilaporkan tenggelam pada Jumat malam, 26 Desember 2025.

Di antara penumpangnya terdapat enam orang sekeluarga asal Spanyol.

Setelah tiga hari pencarian intensif, empat orang dilaporkan hilang, sementara dua lainnya berhasil selamat.

Empat korban yang belum ditemukan adalah Fernando Martin Carreras, pelatih tim Valencia B Putri, bersama tiga anaknya: Martin Garcia Mateo, Maria Lia Martinez Ortuno, dan Enrique Javier Martinez Ortuno.

Sang istri, Andrea Ortuno, serta seorang anak perempuan berusia tujuh tahun berhasil diselamatkan dari insiden tersebut.

Sorotan Media Spanyol dan Pesan Emosional Keluarga

Harian El País menurunkan laporan mendalam dengan mewawancarai pihak keluarga korban.

Dalam artikel berjudul “Murio Fernando Martin, tecnico del Valencia, en naufragio en Indonesia; tres hijos desaparecieron con el” melaporkan bahwa kecelakaan laut tersebut terjadi pada Jumat sekitar pukul 20.30 waktu setempat di selat Pulau Padar, ketika sebuah kapal wisata yang membawa 11 orang tenggelam.

Álvaro Ortuño, saudara ipar Fernando Martin, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada tim penyelamat Indonesia yang terus melakukan operasi pencarian.

Ia menegaskan bahwa harapan keluarga masih bertumpu pada upaya tanpa lelah tim SAR.

Ucapan terima kasih dan dukungan juga datang dari berbagai pihak di Spanyol yang mengikuti perkembangan tragedi ini dengan penuh kecemasan.

Media ABC.es dan 20minutes.es turut melaporkan bahwa hingga saat ini tim penyelamat baru menemukan pelampung dan puing-puing kapal dalam radius beberapa mil laut dari lokasi kejadian. 

Pihak keluarga secara terbuka meminta agar pencarian terus dilanjutkan, seraya menekankan kepercayaan penuh kepada otoritas Indonesia.

Dugaan Kapal Tak Layak dan Kesaksian Pilu Keluarga

Media Cope.es mengangkat kesaksian memilukan dari Enrique Ortuño, ayah mertua Fernando Martin.

Ia menyebut perjalanan wisata tersebut awalnya merupakan hadiah keluarga yang penuh kebahagiaan, menjelajahi pulau-pulau eksotis dan melihat komodo yang selama ini hanya mereka kenal dari Eropa.

Namun, liburan impian itu berubah menjadi mimpi buruk.

Sang kakek mengungkap kekhawatiran bahwa kondisi kapal mungkin tidak layak berlayar.

Putrinya yang selamat, menurutnya, menyaksikan langsung kapal tenggelam bersama suami dan anak-anaknya, sebuah pengalaman traumatis yang sulit dilukiskan dengan kata-kata.

Dunia Sepak Bola Spanyol Berduka

Insiden ini tak hanya mengguncang keluarga korban, tetapi juga dunia sepak bola Spanyol.

Media 20 Minutos melaporkan dalam artikel berjudul “Conmocion en el Valencia y el futbol espanol por la tragedia de Fernando Martin y tres de sus hijos en Indonesia: ‘Consternados’” soal gelombang duka dari berbagai klub dan federasi sepak bola.

Valencia CF menyatakan sangat terpukul dan menyampaikan dukungan penuh kepada keluarga korban.

Ucapan belasungkawa juga datang dari Real Madrid, Barcelona, Levante, Girona, hingga Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) dan La Liga.

Sejumlah klub yang pernah dibela Fernando Martin sebagai pemain profesional turut mengenang kiprahnya sebelum ia beralih menjadi pelatih.

Konfirmasi Otoritas dan Lanjutan Pencarian

Media Hola! melaporkan dalam artikel berjudul “Tragedia en Indonesia: muere el entrenador del Valencia femenino y sus 3 hijos tras naufragar el barco en el que viajaban”  bahwa otoritas setempat kemudian mengonfirmasi meninggalnya Fernando Martin dan tiga anaknya, setelah sebelumnya dinyatakan hilang.

Media ini juga menekankan bahwa insiden terjadi ketika kapal wisata mengalami gangguan mesin dan tenggelam di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Pihak keluarga korban menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras aparat Indonesia, otoritas setempat, serta dukungan dari korps diplomatik Spanyol. Mereka menegaskan bahwa sejak awal, proses pencarian dilakukan dengan komitmen penuh, yang dirasakan tidak hanya oleh keluarga, tetapi juga masyarakat Spanyol secara luas.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral