- Kolase Tangkapan layar YouTube Maia AlElDul & Instagram/@wardatinamawa
Di Tengah Konflik Hukum, Insanul Fahmi Beri Pesan Khusus untuk Mawa dan Inara: Banyak Istikharah
tvOnenews.com - Insanul Fahmi menyampaikan pesan khusus untuk kedua istrinya, Wardatina Mawa dan Inara Rusli, di tengah konflik hukum yang masih bergulir.
Insanul Fahmi menekankan pentingnya meminta petunjuk kepada Tuhan dan mendengarkan suara hati, alih-alih terpengaruh oleh tekanan serta opini publik.
Pesan tersebut disampaikan Insanul Fahmi saat diwawancarai awak media dalam tayangan yang diunggah kanal YouTube Cumicumi pada 20 Desember 2025.
Insanul Fahmi. (Sumber: YouTube Cumicumi)
Sebelumnya, Insanul Fahmi diduga mendatangi Bareskrim Polri sekitar 20–21 Desember 2025 untuk mengajukan laporan terhadap Wardatina Mawa, istri sahnya, serta Inara Rusli, istri sirinya.
Langkah tersebut terungkap setelah Insanul mengunggah Instagram Story berlatar ruang pemeriksaan Bareskrim dengan caption bernuansa religius.
Ia mengaku kesabarannya habis lantaran upaya damai tidak membuahkan hasil, sementara keluarganya, termasuk orang tua mengalami tekanan psikis akibat polemik yang berkepanjangan.
Laporan itu muncul setelah Wardatina Mawa melaporkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan.
Di sisi lain, Inara Rusli juga melaporkan Wardatina Mawa ke Bareskrim terkait dugaan penyebaran rekaman CCTV pribadi.
Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari kepolisian mengenai isi laporan Insanul Fahmi, dan baik Mawa maupun Inara belum memberikan tanggapan terbuka.
Dalam wawancara tersebut, Insanul Fahmi menegaskan posisinya sebagai warga negara yang menghormati proses hukum.
Ia mengaku telah berusaha menempuh jalan damai dan mencari solusi, namun tidak mendapatkan respons yang diharapkan.
“Ya benar. Tapi ya mau bagaimanapun kita hidup di negara hukum. Aku juga coba empati, dari kemarin aku sudah coba berdamai, aku sudah coba mencari bagaimana solusi ke depannya, tapi tidak diindahkan, sehingga memang harus, ya mungkin harus dengan cara-cara seperti ini dulu. Harus bisa, enggak tahu sih gimana ke depannya,” ujarnya.
Saat ditanya apakah pihak lain sudah mengetahui laporan tersebut, Insanul Fahmi mengatakan belum ada pemberitahuan.
“Belum sih, belum tahu. Jadi mungkin ya surprise saja,” katanya.
Meski demikian, Insanul Fahmi menyatakan masih membuka ruang dialog jika ke depan ada keinginan untuk berdamai secara kekeluargaan.
“Insyaallah kok masih terbuka untuk berdiskusi, pastinya. Apa pun yang aku coba nanti diskusikan dengan beberapa pihak, aku enggak coba kontenin sih. Jadi aku pengin menyelesaikan ini dengan cara tertutup saja,” ucapnya.
Terkait proses hukum yang berjalan, Insanul Fahmi mengungkapkan bahwa dirinya telah mengantongi sejumlah bukti dan menduga ada pihak-pihak yang berkepentingan di balik konflik ini.
“Kita dapat bukti-bukti dan saat ini memang aku masih menduga ada beberapa orang, bahkan komplotan sebenarnya, yang memang punya kepentingan. Aku enggak tahu, itu masih dikembangkan juga sama Bapak penyidik di Bareskrim,” ungkap Insanul.
Menanggapi isu yang menyeret nama pihak lain, termasuk Virgoun, Insanul Fahmi menolak berspekulasi.
“Enggak bisa nuduh. Enggak bisa nuduh sembarangan. Itu biar jadi tugas Bapak penyidik di Bareskrim yang memberitahu nanti hasilnya seperti apa,” tegasnya.
Di tengah tekanan yang dihadapinya, Insanul Fahmi mengaku justru belajar banyak hal.
“Ya, alhamdulillah aku bersyukur sih. Satu hal adalah aku jadi tahu siapa yang benar-benar orang yang dekat, siapa yang pengkhianat. Jadi ke depan aku cuma mau lebih jaga-jaga,” katanya.
Ia menambahkan, “Jadi aku tahu gimana cara aku recovery dan berkembang dengan siapa ke depannya.”
Pada akhir wawancara, Insanul Fahmi menyampaikan pesan khusus untuk Wardatina Mawa dan Inara Rusli. Ia menekankan pentingnya pendekatan spiritual dan refleksi diri.
“Pesan buat Mawa sama Ina. Pertama, banyak minta petunjuk sama Allah. Pastinya banyak istikharah,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan agar tidak larut dalam pengaruh orang lain.
“Jangan terlalu dengerin kata-kata dari orang lain. Coba dengerin dari hati yang paling dalam, hati kecil. Jangan terlalu fokus dengan apa yang orang lain katakan, karena kita di sini hanya sebagai boneka dan alat yang dipakai sama orang-orang buat mengambil keuntungan,” lanjut Insanul.
Menutup pesannya, Insanul Fahmi mengajak kedua istrinya untuk introspeksi dan mencari ketenangan.
“Jadi saran aku, sama-sama kita introspeksi diri dan kita belajar. Di dunia ini kita cuma hidup sementara. Jadi apalagi yang mau dicari kalau bukan untuk cari ketenangan dan berkah,” pungkasnya.
(anf)