- Julio Trisaputra/tvOnenews
Kisah Haru Korban Kebakaran Gedung Terra Drone, Merantau ke Jakarta Demi Jadi Tulang Punggung Keluarga
Sulaiman bersama kakak Pariyem pun segera berangkat ke Jakarta dan tiba pada Rabu dini hari di RS Polri Kramat Jati, tempat para korban diidentifikasi.
"Nyampe sini subuh. Ya kondisi seperti inilah di sini. Belum ada dari pihak rumah sakit keterangan mau kapan selesainya, mau bawa pulangnya,” ujarnya.
Keluarga besar Pariyem kini hanya berharap jenazahnya bisa segera dipulangkan ke kampung halaman di Lampung untuk dimakamkan secara layak.
Namun, karena keterbatasan ekonomi, keluarga memohon bantuan dari pemerintah, khususnya Pemprov DKI Jakarta, agar dapat memfasilitasi proses pemulangan jenazah.
“Karena kami ya orang enggak punya di Lampung. Jadi kami mohon sama Gubernur DKI untuk dibantu ambulansnya lah sepenuhnya,” kata Sulaiman.
Keluarga juga menyampaikan tidak akan memperpanjang kasus ini secara hukum meski diduga ada kelalaian dalam aspek keamanan gedung.
Mereka memilih menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.
“Kalau pihak keluarga itu menuntutnya cuma enggak neko-neko sih, cuma hanya ya pulangin jenazah lah, itu saja. Ya seumpamanya pihak perusahaan itu mau ngasih santunan, ya diterima dengan senang hati,” tuturnya.
Kepergian Pariyem meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga di kampung halaman, tetapi juga bagi rekan-rekan kerjanya di Jakarta.
Sosok pekerja keras yang rela merantau demi menghidupi ibunya kini berpulang dalam tragedi yang menyayat hati. (adk)