news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Indonesia vs Arab Saudi..
Sumber :
  • AFC

All About Timnas Indonesia: Media Inggris Prediksi Laga Garuda Vs Arab Saudi Berakhir Begini, Patrick Kluivert Ketiban Durian Runtuh Jelang Round 4, Beda Level Media Thailand Sebut Kalau...

Laga belum mulai, Media Inggris prediksi Timnas Indonesia Vs Arab Saudi akan berakhir begini, Patrick Kluivert buka-bukaan soal kondisi Skuad Garuda jelang Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kamis, 2 Oktober 2025 - 15:34 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Menjelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Timnas Indonesia tengah menjadi sorotan besar publik sepak bola, baik di dalam negeri maupun mancanegara. 

Garuda asuhan Patrick Kluivert akan menghadapi dua partai krusial melawan raksasa Asia, Arab Saudi dan Irak, pada Oktober 2025. 

Misi mereka jelas: mengincar posisi juara Grup B untuk memastikan tiket langsung ke Piala Dunia. Jika gagal, harapan terakhir hanya tersisa lewat jalur runner-up yang harus berjuang di babak kelima. 

Situasi inilah yang membuat setiap pertandingan terasa hidup-mati, sekaligus membuka ruang bagi media internasional menyorot kiprah Garuda.

Menariknya, meski baru memasuki putaran keempat, sudah ada banyak cerita populer yang membicarakan Timnas Indonesia. 

Mulai dari analisis media Inggris soal duel kontra Arab Saudi, pernyataan mengejutkan Patrick Kluivert mengenai "keuntungan tersembunyi", hingga pujian dari media Thailand yang menyebut Garuda sebagai satu-satunya harapan Asia Tenggara. 

Tiga artikel ini menjadi topik terpopuler yang layak disimak untuk melihat seberapa besar gaung dan ekspektasi publik terhadap perjalanan Indonesia menuju Piala Dunia 2026.

1. Media Inggris Sebut Laga Indonesia vs Arab Saudi Jadi "Ujian Terbesar"

Belum juga menginjak lapangan, The Guardian sudah menilai pertandingan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi sebagai "ujian terbesar" bagi pasukan Kluivert. 

Dalam laporannya, media Inggris itu menyoroti betapa beratnya tantangan menghadapi Green Falcons di depan 60 ribu penonton di King Abdullah Sports City, Jeddah. Arab Saudi juga diuntungkan karena status tuan rumah, apalagi mereka punya jeda istirahat lebih panjang ketimbang Indonesia.

Meski begitu, The Guardian menegaskan bahwa peluang Indonesia tidak boleh diremehkan. Catatan pertemuan sebelumnya memberi modal kepercayaan diri—Garuda pernah menang 2-0 dan menahan imbang 1-1 di kandang lawan. 

“Indonesia bermain imbang di sana pada babak kualifikasi sebelumnya dan semua tekanan ada pada tuan rumah yang belakangan ini kurang mengesankan,” tulis The Guardian. 

Laga kontra Arab Saudi diyakini bakal menjadi momen penting untuk menentukan langkah selanjutnya, sebelum Indonesia menghadapi Irak yang performanya juga belum stabil.

2. Patrick Kluivert "Ketiban Durian Runtuh" Jelang Round 4

Di tengah ketegangan jelang pertandingan besar, pelatih Patrick Kluivert justru membawa kabar yang dianggap sebagai “durian runtuh” untuk skuad Garuda. 

eDalam wawancara di kanal YouTube The Haye Way, eks striker Barcelona itu menyebut ada keuntungan logistik yang tak bisa diabaikan. 

Menurutnya, perjalanan ke Jeddah relatif lebih singkat untuk para pemain diaspora yang berkarier di Eropa, yakni sekitar enam jam, sehingga kondisi fisik mereka lebih terjaga.

Selain itu, jadwal kompetisi Liga Indonesia yang sudah memasuki masa jeda juga memberi ruang bagi persiapan tim berjalan lebih lancar. 

“Untungnya perjalanan ke Arab Saudi lebih singkat, jadi lebih mudah untuk pemain yang datang dari Eropa,” ujar Kluivert. 

Ia juga memastikan pemain lokal dikumpulkan lebih dulu di Jakarta, sementara pemain diaspora langsung menuju Jeddah. 

Dengan efisiensi perjalanan, kesempatan adaptasi lebih lama, serta kondisi fisik yang lebih terjaga, Indonesia seakan mendapat keuntungan tambahan sebelum menghadapi raksasa Asia. Kini tinggal bagaimana Garuda memanfaatkan momentum tersebut untuk mencuri poin.

3. Media Thailand: Indonesia Jadi Satu-satunya Harapan ASEAN

Kisah perjuangan Timnas Indonesia juga mendapat sorotan dari tetangga, khususnya Thailand. Media Ball Thai bahkan menyebut Garuda sebagai satu-satunya wakil Asia Tenggara yang masih bertahan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Hal ini menjadi kontras besar, mengingat Thailand dan Vietnam yang biasanya jadi unggulan di ASEAN justru tersingkir lebih awal.

“Dulu jika berbicara sepak bola ASEAN di pentas besar seperti Piala Dunia, maka harapan akan tertuju kepada Thailand dan Vietnam. Indonesia kala itu masih banyak masalah, mulai asosiasi bermasalah, liga kisruh, pelatih gonta-ganti, tidak pernah ada stabilitas,” tulis Ball Thai. 

Kini, situasi berbalik: Indonesia berhasil melaju, sementara dua rival kuatnya gagal melanjutkan perjalanan. 

Media tersebut menegaskan bahwa harapan sepak bola ASEAN kini sepenuhnya ada di tangan Garuda. Jika berhasil menembus Piala Dunia 2026, Indonesia bukan hanya mencetak sejarah, tapi juga akan menjadi simbol kebangkitan sepak bola kawasan.

Dengan sorotan dari Inggris, Belanda, hingga Thailand, perjalanan Timnas Indonesia kali ini jelas punya makna lebih dari sekadar pertandingan sepak bola. 

Publik internasional ikut menaruh perhatian, media asing tak segan mengulas peluang Garuda, dan pelatih Patrick Kluivert pun terus mencari celah keuntungan. 

Pertanyaannya, akankah Timnas Indonesia mampu menjawab ekspektasi besar ini dengan prestasi nyata di lapangan? Satu hal yang pasti, seluruh mata kini tertuju pada langkah Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. (udn)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
08:11
03:01
01:30
04:46
05:55

Viral