- Kolase tvOnenews.com | Reuters/Peter Cziborra - AP Photo/Dave Thompson
Viral! Alejandro Garnacho Dicap Pengkhianat oleh Fans Manchester United saat Pakai Jersei Chelsea di Old Trafford: Dia Tak Akan...
tvOnenews.com – Kepulangan Alejandro Garnacho ke Old Trafford untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan Chelsea menjadi sorotan besar.
Sayangnya, momen ini tidak berlangsung manis bagi sang winger muda asal Argentina.
Dalam laga panas Liga Inggris yang mempertemukan Manchester United vs Chelsea pada Sabtu malam (20/9/2025) WIB, Garnacho harus menerima sambutan pedas dari para pendukung setia Setan Merah.
- Instagram @chelseafc
Garnacho yang kini membela Chelsea, hanya duduk di bangku cadangan sepanjang laga.
Namun, kehadirannya saja sudah cukup memicu reaksi keras dari tribun.
Suporter tuan rumah tak segan-segan melontarkan chant kasar yang ditujukan langsung kepadanya.
Chant yang terdengar bahkan sangat menyerang secara personal.
Dalam postingan akun X @AmorimBalll_, terlihat video yang menunjukkan para penggemar meneriakkan chant ketika Alejandro berjalan ke pinggir lapangan.
Ia juga terlihat hanya bisa menundukkan kepalanya sambil terus berjalan.
- X @AmorimBalll_
“Siapa sih si b** dari Argentina itu? Siapa sih si j** yang rakus uang itu? Namanya Garnacho, dia nggak punya otak, dan dia nggak bakal menang trofi lagi!” bunyi chant fans MU, dilansir dari akun @utdfocusid.
Chant tersebut mengingatkan banyak pihak pada situasi serupa yang pernah menimpa Carlos Tevez saat memutuskan hengkang dari United ke Manchester City pada 2009.
Ketika itu, Tevez juga mendapatkan sambutan penuh kebencian dari publik Old Trafford.
Pertandingan sendiri berlangsung sengit. Manchester United tampil superior sejak menit awal dengan dua gol cepat yang dicetak oleh Bruno Fernandes dan Casemiro.
Namun, drama terjadi menjelang turun minum ketika Casemiro diganjar kartu merah, memaksa tuan rumah bermain dengan 10 pemain di sisa laga.
Chelsea mencoba memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dan berhasil memperkecil ketertinggalan lewat Trevoh Chalobah.
Sayangnya, usaha tersebut tidak cukup untuk menghindarkan The Blues dari kekalahan.
Kondisi Chelsea semakin sulit ketika Cole Palmer harus ditarik keluar akibat cedera pangkal paha.
Pelatih Enzo Maresca pun mencoba berbagai pergantian pemain untuk membalikkan keadaan, namun Manchester United tetap mampu mempertahankan keunggulan mereka.
Kepindahan Garnacho ke Chelsea dengan mahar 40 juta pounds memang masih menyisakan rasa sakit di hati banyak fans MU.
Pemain jebolan akademi itu sempat menjadi andalan di tim utama dengan torehan 144 penampilan dan 26 gol.
Ia juga turut membawa klub menjuarai FA Cup dan Carabao Cup.
Namun, ketegangan mulai muncul setelah pelatih Ruben Amorim dikabarkan frustrasi dengan sikap Garnacho di lapangan.
Hal itu diyakini menjadi salah satu pemicu keputusannya meninggalkan klub.
Kini, di bawah bendera rival, Garnacho kembali ke Old Trafford bukan sebagai pahlawan, melainkan sebagai "pengkhianat" di mata sebagian pendukung.
Chant-chant keras yang ditujukan padanya menjadi bukti bahwa luka lama belum sembuh.
Meski masih muda dan berbakat, Alejandro Garnacho harus menghadapi kenyataan bahwa hubungan dengan penggemar Manchester United sudah berubah drastis.
"Dia nggak bakal menang trofi lagi!" menjadi cerminan harapan suporter MU agar mantan bintang mudanya tidak menemukan kesuksesan di klub baru. (tsy)