- Kolase tim tvOnenews
Sambil Berlinang Air Mata, Ibunda Pratama Arhan Sebut Kalau Kami Memang Orang dari Desa dan Keluarga Miskin, tapi Bukan Berarti....
Di balik pencapaiannya, ada kisah mengharukan yang mengiringi perjalanan hidupnya. Ibunda Arhan, Surati, dalam sebuah wawancara dengan kanal YouTube Insertlive, mengungkapkan beratnya perjuangan keluarga dalam mewujudkan mimpi sang anak.
“Kami orang miskin, orang dari desa pula, pinggir hutan,” ujar Surati.
“Kami memang tidak punya apa-apa, anak kami minta sekolah bola itu seminggu tiga kali masuknya, dari sini ke Blora kota 12 kilo,” tambahnya.
Surati menuturkan bahwa meskipun hidup dalam keterbatasan, keluarga tetap berusaha sekuat tenaga agar Arhan bisa berlatih sepak bola. Jarak belasan kilometer yang harus ditempuh setiap pekan tak pernah menyurutkan langkah mereka.
Perceraian ini pun langsung menjadi bahan pembicaraan hangat di media sosial. Banyak warganet yang merasa prihatin, namun tak sedikit juga yang menyoroti gaya hidup glamor Zize dan isu perselingkuhan yang membayangi rumah tangga tersebut.
Di satu sisi, kisah Arhan menghadirkan inspirasi bahwa kerja keras dan dukungan keluarga bisa mengantar seseorang dari desa miskin hingga ke panggung sepak bola internasional.
Namun di sisi lain, kehidupan pribadinya kini menjadi sorotan tajam, seolah menunjukkan bahwa kesuksesan karier tidak selalu berbanding lurus dengan kebahagiaan rumah tangga. (udn)