news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suporter Timnas Indonesia.
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato

Meski Dibantai Jepang, Timnas Indonesia Pecahkan 6 Rekor, Warga Jepang Dibuat Heran oleh Skuad Garuda, hingga Kapten Timnas Samurai Biru Sampai Iri Lihat Fans Garuda Karena...

Top 3 Timnas Indonesia hari ini: Meski dibantai Jepang 6-0, Skuad Garuda tetap ukir sejarah baru. Untuk pertama kalinya, anak asuh Patrick Kluivert sukses menembus
Rabu, 11 Juni 2025 - 22:56 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Timnas Indonesia harus mengakui keperkasaan Jepang dengan kekalahan telak 0-6 dalam laga pamungkas Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Laga yang berlangsung di Stadion Suita City, Osaka, Selasa (10/6/2025) itu menjadi pengingat bahwa level Asia Timur masih belum terjangkau sepenuhnya. 

Namun, di balik skor menyakitkan tersebut, Timnas Indonesia justru mengukir sejumlah pencapaian fenomenal. 

Untuk pertama kalinya, Garuda sukses menembus babak keempat kualifikasi, sesuatu yang belum pernah diraih tim mana pun dari Asia Tenggara. 

Ini jadi tonggak penting dalam sejarah sepak bola Indonesia. Antusiasme publik sepak bola Indonesia tetap membara. 

Dari dukungan luar biasa suporter Garuda di Jepang, respons emosional media asing, hingga catatan sejarah yang ditorehkan, perhatian tertuju pada perjalanan mengejutkan anak asuh Patrick Kluivert. 

Berikut tiga kabar terpopuler soal Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca hari ini:

1. Dibantai Jepang 6-0, Tapi Indonesia Ukir 6 Rekor Bersejarah di Kualifikasi Piala Dunia

Meskipun Timnas Indonesia harus menyerah tanpa perlawanan dengan skor mencolok 0-6 dari Jepang, hasil itu tak memadamkan semangat Garuda. 

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Sebaliknya, tim nasional justru pulang membawa pencapaian yang belum pernah diraih sebelumnya oleh negara ASEAN mana pun.

Pertama, Indonesia menjadi tim Asia Tenggara pertama yang berhasil menembus babak keempat Kualifikasi Piala Dunia. 

Negara-negara seperti Thailand dan Vietnam belum pernah melangkah sejauh ini, Vietnam mentok di ronde ketiga dengan 4 poin (2022), sementara Thailand hanya mampu mengumpulkan 2 poin di edisi 2018.

Kedua, Timnas Indonesia juga mencetak rekor poin tertinggi tim ASEAN di ronde ketiga dengan total 12 poin dari 9 laga. Sebuah lompatan besar bagi sepak bola Indonesia yang selama ini dianggap tertinggal.

Ketiga, kemenangan atas Arab Saudi 2-1 menjadi momen bersejarah karena itu adalah kemenangan pertama Indonesia atas The Green Falcons dalam kompetisi resmi sejak 1983. 

“Kemenangan ini menjadi bukti bahwa Indonesia kini bukan lagi tim pelengkap,” tulis Asian Football Confederation (AFC) dalam laporannya.

Keempat, Garuda juga berhasil memutus kutukan 38 tahun tak pernah menang atas China, berkat gol penalti dari Ole Romeny. 

Kemenangan ini bukan hanya prestasi emosional, tapi juga penegasan bahwa Timnas Indonesia siap menghadapi lawan kuat.

Kelima, skuad Merah Putih juga sukses mengambil poin dari tiga tim top 100 FIFA: 4 poin dari Arab Saudi (peringkat 56), 6 poin dari Bahrain (76), dan 1 poin dari Australia (25). 

Hal ini membuktikan bahwa Indonesia mulai kompetitif di kancah Asia.

Keenam, performa impresif sepanjang babak ketiga mengantarkan Indonesia naik ke peringkat 117 FIF, peringkat tertinggi sejak tahun 2006. Sebagai perbandingan, di awal 2023 posisi Indonesia masih di 143 dunia.

2. Kalah dari Indonesia, Media China Disebut ‘Halu’ oleh Netizen Jepang

Kemenangan Indonesia atas China 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (5/6/2025) menimbulkan riak besar di Asia Timur. 

Namun, media China seperti Sohu menanggapi hasil itu dengan nostalgia, menyebut bahwa dulunya China merupakan salah satu dari “tiga kekuatan besar Asia Timur” bersama Jepang dan Korea Selatan.

“Dulu, Tiongkok bersama Jepang dan Korea disebut sebagai kekuatan besar Asia Timur,” tulis Sohu. Pernyataan itu segera menuai reaksi keras dari suporter Jepang. 

Timnas Jepang vs Timnas China
Sumber :
  • Instagram/japanfootballassociation

 

“Salah satu dari tiga kekuatan Asia Timur? Kapan?” ujar fans Jepang seperti dikutip Soccer Digest. “Tidak ada masa ketika Tiongkok kuat,” tambah lainnya.

China sendiri kini tersingkir dari babak kualifikasi. Dengan hanya 6 poin dari 9 laga dan satu pertandingan tersisa, posisi mereka di klasemen tidak memungkinkan untuk lolos. 

Kekalahan dari Indonesia makin memperburuk catatan mereka.

Fakta bahwa mereka tetap gagal lolos ke ronde keempat meskipun kuota Asia ditambah menjadi 8,5 tim untuk Piala Dunia 2026 semakin menyakitkan. 

Penampilan buruk ini menjadi ironi tersendiri bagi negara yang hanya satu kali tampil di Piala Dunia—yaitu pada 2002, itu pun berkat tuan rumah otomatis lolos (Jepang dan Korea) yang membuka slot tambahan.

3. Kapten Jepang Takefusa Kubo Iri dengan Suporter Indonesia

Walau Jepang menang besar atas Indonesia, kapten Samurai Biru, Takefusa Kubo, justru dibuat iri oleh suasana tribun. 

Ia mengaku terkesan dengan semangat suporter Indonesia yang memadati Stadion Suita City.

“Secara pribadi, saya ingin sorakan dari pendukung Jepang bisa lebih banyak. Hari ini sekitar 50/50,” kata Kubo kepada Football Zone. 

Ia merasa seperti bertanding di GBK karena dominasi suara pendukung Indonesia yang luar biasa, bahkan melebihi tuan rumah.

Kapten Timnas Jepang, Takefusa Kubo
Sumber :
  • instagram Takefusa Kubo

 

Kubo menilai minimnya dukungan dari fans Jepang disebabkan oleh fakta bahwa skuad yang diturunkan bukan tim utama. 

Namun, ia tetap berharap atmosfer di kandang sendiri bisa lebih kuat di masa mendatang. “Saya sangat terharu ketika pergi ke Indonesia dan Arab Saudi. 

Saya harap sepak bola Jepang bisa lebih bergairah seperti mereka,” ujar pemain Real Sociedad tersebut.

Kubo sendiri tampil gemilang di laga itu. Ia mencetak satu gol dan dua assist, dan dinobatkan sebagai Man of the Match.

Meski performanya bersinar, sorotan justru tertuju pada fanatisme pendukung Indonesia yang mencuri perhatian publik sepak bola Asia. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
08:11
03:01
01:30
04:46
05:55

Viral