- Istimewa
Bedah Buku “JI The Untold Story: Kisah Perjalanan Jemaah Islamiyah” Hadirkan Ragam Perspektif dalam Membuka Ruang Dialog Inklusif
Ia mengapresiasi komitmen para eks anggota Jamaah Islamiyah (JI) yang telah menunjukkan perubahan sikap dan pandangan, serta keterbukaan mereka dalam dokumentasi.
Beliau juga menyampaikan bahwa pendekatan penanggulangan terorisme ke depan akan mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat, penguatan literasi digital, peningkatan kapasitas aparat, serta riset-riset strategis.
Diskusi dipandu oleh Tsabita Afifah Khoirunnisa sebagai moderator, yang dalam pengantarnya menyatakan: “Selama dua dekade terakhir, Jemaah Islamiyah kerap dipahami secara statis, padahal kelompok ini mengalami transformasi internal yang belum banyak diketahui publik.”
Beragam pandangan pun disampaikan. Brigjen Pol. Ami Pridani, S.I.K., M.Si. dari Densus 88 AT Polri mengulas strategi negara dalam menangani eks-anggota JI secara komprehensif.
- Istimewa
Solahudin menyoroti kontribusi buku ini terhadap pengayaan wacana akademik, sementara Mbah Zarkasih membagikan kisah personalnya mengenai pembubaran JI dari dalam.
Dari perspektif antropologi, Dr. Amanah Nurish membahas dinamika sosial di tingkat akar rumput pasca pembubaran organisasi tersebut.
Pada sesi penutup, Irjen Pol. Sentot Prasetyo, S.I.K. selaku Kepala Densus 88 AT Polri berharap buku ini dapat menjadi pembelajaran bersama, karena penulisan buku ini
“Berangkat dari semangat ingin menggambarkan satu sisi Indonesia bahwa kita kaya, kita bhineka.” Acara ini mencerminkan semangat baru dalam kajian terorisme di Indonesia—yakni membuka ruang dialog yang konstruktif dan berimbang untuk membongkar narasi tunggal serta membangun pemahaman yang lebih manusiawi dan transformatif," tutupnya.