- Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan Layar YouTube: Jeng Nimas
Silsilah Pegi Setiawan Si Ketua Geng Moonraker Harus Disisir Kembali! Ini Alasan Jeng Nimas..
Ramalan Jeng Nimas menunjukkan kartu "Quest," yang melambangkan pertanyaan besar apakah pihak kepolisian akan berani memeriksa Pegi Cianjur lebih mendalam.
"Beranikah pihak kepolisian untuk memeriksa Pegi Cianjur lebih jauh lagi?" tanya Jeng Nimas dalam ramalannya.
Selain itu, Jeng Nimas juga menunjukkan kartu "Complacency," yang mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap kurangnya pemeriksaan terhadap Pegi Cianjur.
"Kenapa Pegi yang Cianjur ini tidak diperiksa lebih dalam lagi padahal banyak sekali kejanggalan-kejanggalan yang terjadi?" tanya Jeng Nimas.
Kartu ini menunjukkan bahwa masyarakat protes dan tidak puas dengan kinerja pihak berwenang dalam penanganan kasus ini.
Menambah kekhawatiran, Jeng Nimas juga menemukan simbol "Vanity" yang menunjukkan adanya arogansi dari pihak yang terkait dengan Pegi Cianjur.
"Ada kesombongan dan arogansi yang kuat," jelas Jeng Nimas.
Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa Pegi Cianjur mungkin didukung oleh orang-orang berpengaruh, yang membuatnya merasa aman dari tindakan hukum.
Namun, tidak semuanya berjalan mulus bagi Pegi Cianjur. Jeng Nimas mengungkapkan adanya simbol "Grief" atau duka cita dalam ramalannya.
"Walaupun dia berusaha untuk tidak terjebak dalam kasus Vina ini, ada kemungkinan dia akan diperiksa lagi," kata Jeng Nimas.
Ini menunjukkan bahwa meskipun ada upaya untuk menghindari keterlibatan, kemungkinan besar Pegi Cianjur akan tetap diselidiki lebih lanjut.
Simbol "Renewal" yang muncul dalam ramalan juga menunjukkan bahwa akan ada perubahan dalam penanganan kasus ini.
"Meskipun Pegi berusaha sekuat tenaga untuk tidak masuk dalam kasus ini, namun ketidakpuasan masyarakat mungkin akan memaksa pihak berwenang untuk bertindak lebih tegas," jelas Jeng Nimas.
Ini menjadi harapan bagi masyarakat yang menginginkan keadilan dalam kasus ini.
Akhirnya, Jeng Nimas menyebutkan simbol "Despondency," yang mencerminkan keputusasaan yang dirasakan oleh Pegi Cianjur.
"Ada keputusasaan dan kegelisahan karena kasus ini semakin berkembang," kata Jeng Nimas.
Hal ini menunjukkan bahwa Pegi Cianjur mungkin merasa tertekan oleh situasi yang ada dan mungkin mempertimbangkan untuk melarikan diri.
Dalam kesimpulannya, Jeng Nimas menegaskan bahwa pihak berwenang perlu waspada terhadap kemungkinan Pegi Cianjur melarikan diri.