- Kolase tim tvOnenews.com
Masih Ingat Kisah Kopda Muslimin? Anggota TNI yang Sewa ‘Babi’ untuk Santet Istrinya Tapi Malah Tewas Keracunan
“Jadi salah satu pegawai di rumah Kopda Muslimin ini di telepon untuk meminta uang kepada ibu mertuanya guna biaya rumah sakit,” ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irawan Anwar, pada Rabu (29/7/2022).
Berdasarkan penyidikan, Kopda Muslimin meminta tersangka eksekutor penembakan Sugiono alias ‘Babi’ (36) sebanyak kurang lebih 4 kali untuk menghabisi nyawa istrinya.
Terlibat Cinta Terlarang
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan motif penembakan yakni kisah asmara terlarang antara Kopda Muslimin dengan kekasih gelapnya.
Setelah penembakan tersebut, sang kekasih gelap sempat diajak untuk kabur oleh Kopda Muslimin. Namun pacarnya tersebut menolak.
“Jadi yang bersangkutan (Kopda M) lari setelah melakukan kegiatan ini tapi pacarnya tidak mau,” jelas Ahmad Luthfi.
Skenario Penembakan
Salah satu tersangka pembunuhan, Sugiono alias 'Babi'. (Tim tvOne - Didiet Cordiaz)
Tersangka Sugiono alias ‘Babi’ menyampaikan bahwa tersangka Kopda Muslimin terus memberikan panduan kepada pembunuh bayaran untuk menghabisi istrinya itu sejak awal hingga pelaksanaan eksekusi.
“Ditelepon untuk menunggu di ujung gang oleh Bang Muslimin (Kopda Muslimin),” ujar Sugiono.
Menurut Babi, Muslimin juga memberi kabar melalui telepon bahwa istrinya sudah keluar rumah untuk menjemput anaknya pulang sekolah.
Penembakan tersebut seharusnya dilakukan saat istrinya keluar untuk menjemput anaknya.
“Skenarionya ditembak sebelum berangkat jemput ke sekolah waktu tidak ada anaknya,” jelasnya.
Kopda Muslimin Tewas
Kopda Muslimin ditemukan tewasi di rumah orang tuanya. (Ist)
Kopda Muslimin pada akhirnya ditemukan tewas tak bernyawa di rumah orang tuanya yang berada di Kelurahan Trompo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, pada Kamis (28/7/2022).
Dirinya pulang ke rumah orang tuanya pada pukul 05.30 WIB pagi hari. Hingga pada pukul 07.00 WIB sang ayah, Mustaqim menemukan Muslimin sudah tak bernyawa lagi.
Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan Kopda Muslimin sempat muntah-muntah sebelum meninggal dunia.
Selain itu, anggota TNI ini juga sempat meminta maaf kepada orang tuanya atas semua tindakan jahat yang ia lakukan kepada istrinya sendiri, Rina Wulandari.
“Saat pulang ke rumah sempat minta maaf,” ungkap Luthfi.