- Kolase Tim tvOnenews
Kisah dr Hastry bicara soal pengalaman didatangi korban kecelakaan AirAsia QZ8501 dalam mimpinya? seperti apa kisahnya?
“Boleh (saksikan proses), karena pengen tahu, bener nggak kerja DVI Indonesia ini sesuai Guideline yang mereka buat, karena hasil identifikasi itu sudah tidak bisa disanggah lagi,” terangnya.
Akan tetapi, sejak kedatangan tim DVI tersebut, dr Hastry justru diminta untuk kembali ke Surabaya.
“Karena kedatangan tim itulah dr Hastry diminta untuk pulang ke Surabaya. Karena sebagian besar teman-teman saya, saya kenal. Saya disuruh pulang ke Surabaya, dijadwalkan besoknya naik hercules. Karena nggak ada pesawat langsung dari Pangkalan Bun ke Surabaya,” papar dr Hastry.
Ia lantas berencana untuk terbang dengan pesawat Hercules, sebab tak ada pesawat komersial dengan rute Pangkalan Bun-Surabaya.
Namun ternyata, satu hal terjadi saat malam sehari sebelum keberangkatannya ke Surabaya.
Dokter Hastry justru bermimpi bertemu dengan salah seorang korban dari kecelakaan pesawat AirAsia tersebut.
“Pas malamnya saya dimimpiin, saya enggak tahu tuh kalau ada seorang antemortem yang katanya beliau orang pintar, mau mengobati secara spiritual di Singapura,” ungkapnya.
Denny Darko lantas penasaran mendengar cerita mimpi dr Hastry dan bertanya soal korban yang dimaksud.
“Jadi dia (korban) emang sering bolak balik Surabaya-Singapura?” tanya Denny Darko penasaran.
“Iya, dia datang dalam mimpi saya, kalau besok ditemukan,” jawab dr Hastry.
Dalam mimpinya tersebut, sang korban yang diduga orang pintar itu mengatakan bahwa besok dr Hastry akan menemukan jenazahnya pada akhir waktu pencarian oleh tim SAR di hari itu.
Sehingga korban pesawat jatuh tersebut melarangnya kembali ke Surabaya untuk bertemu dengan jenazahnya.
“Dia itu datang ke mimpi ibu dan mengantarkan kalau jenazahnya akan ditemukan?” ucap Denny Darko.
“Iya, saya akan ditemukan besok, ibu jangan pulang dulu,” ujar dr Hastry menirukan perkataan korban di dalam mimpinya.
Denny Darko juga bertanya soal identitas korban tersebut, apakah bagian wajahnya masih dapat dikenali dr Hastry atau tidak.
“Wajahnya betul seperti yang ibu lihat?” Denny bertanya kembali.
“Ya, setelah saya lihat antemortemnya, seutuhnya, lihat di medsos ternyata benar dia,” jawab Kombes Pol dr Hastry.