- Kolase tvonenews.com
Once Ungkap Momen Indah dengan Ahmad Dhani saat di Dewa 19, Tanda-tanda akan Damai?
tvOnenews.com - Di tengah perseteruan Once Mekel dan Ahmad Dhani soal royalti lagu-lagu Dewa 19, terungkap momen-momen indah kebersamaan mereka di masa lalu.
Once bergabung dengan grup musik besutan Ahmad Dhani Dewa 19 pada tahun 2000 untuk menggantikan vokalis mereka Ari Lasso yang hengkang karena persoalan narkotika.
Sejak saat itu Once dan Ahmad Dhani kompak bak dua sejoli yang tak terpisahkan, baik dalam menciptakan lagu, mengaransemen musik, hingga tampil di panggung.
Sepuluh tahun keduanya berkarya bersama hingga akhirnya Once memilih angkat kaki dari Dewa 19 pada tahun 2010. Vokalis kelahiran Makassar itu berkarir secara solo.
Selama 13 tahun Once dan Ahmad Dhani berpisah tidak terdapat gejala gesekan apalagi permusuhan, sampai pada 2023 suami Mulan Jameela itu mengeluarkan ultimatum.
Jelang tur Dewa 19, Ahmad Dhani tidak ingin ada seorang pun yang membawakan lagu-lagu bandnya itu termasuk mantan vokalisnya sendiri, Once Mekel.
Dari situlah, perseteruan di antara keduanya mulai muncul. Namun akhir-akhir ini, Once mengungkapkan momen-momen indahnya dengan Dhani.
“Kita ada klik di beberapa soal, dan tidak klik di persoalan lain,” kata Once dalam wawancara bersama Soleh Solihun di kanal Youtube Authenticity, dilansir Rabu (26/4/2023).
“Beberapa idola kita sama, misalnya Fetus, Queen, You Too, band-band era 80-an, 70-an, lah. Album bintang 5 itu kan sebenarnya banyak ter-influence dari classic rock. Dinamika musik kita hampir sama, lah,” imbuhnya.
Namun di sisi lain Once tak menampik ada beberapa hal yang tidak cocok antara dirinya dan Ahmad Dhani.
“Yang tidak klik, lebih ke pandangan pribadi, soal-soal negara, aturan, dan perpolitikan,” katanya.
Saat ditanya soal mantan rekannya yang kini juga sebagai politikus, Once menjawab santai. “Ya itu hak dia, tapi kayaknya emang udah nggak into music sebenarnya,” ujarnya.
Terkait dengan persoalan yang kini mereka berdua selisihkan, yakni royalti. Once menegaskan bahwa seharusnya Dhani menagih kepada EO (Event Organizer) sebagai penyelenggara.
“Dan itu kan disetornya ke Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), yang berwenang mengumpulkan hak-hak royalti,” jelasnya.