news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Arsip Foto - Pesawat Garuda Indonesia.
Sumber :
  • ANTARA

Tiket Pesawat Naik hingga 13 Persen Imbas Lonjakan Avtur, Pemerintah Berupaya Jaga Stabilitas Harga

Pemerintah Indonesia bersikeras jaga stabilitas agar harga tiket pesawat tidak naik 9-13 persen imbas lonjakan harga avtur global saat konflik Timur Tengah.
Rabu, 8 April 2026 - 21:34 WIB
Reporter:
Editor :

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga hartarto membicarakan harga tiket pesawat domestik. Pemerintah memprediksi tiket penerbangan akan mengalami kenaikan di kisaran 9-13 persen.

Kebijakan harga tiket pesawat naik sebesar 9-13 persen akibat lonjakan harga avtur. Penyebab utamanya lantaran efek dari konflik di Timur Tengah.

"Untuk menjaga kenaikan harga tiket domestik agar tetap terjangkau oleh masyarakat. Maka pemerintah menjaga kenaikan harga tiket hanya di kisaran 9-13 persen," ungkap Airlangga di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Untuk menekan lonjakan harga tiket yang semakin tinggi, pemerintah menggunakan kebijakan PPN. Nantinya, pemerintah akan menanggung insentif sebesar 11 persen untuk tiket kelas ekonomi.

Pemberlakuan kebijakan ini terjadi selama dua bulan. Nantinya pemerintah akan mengevaluasi lebih lanjut menyusul perkembangan situasi geopolitik dan eskalasi di Timur Tengah.

Mekanisme kedua, kata dia, pemerintah mengguyur insentif bea masuk. Setidaknya hanya berjumlah sebesar 0 persen untuk komponen suku cadang pesawat.

Dampak dari insentif ini mampu mendorong aktivitas ekonomi sekitar mencapai 700 juta dolar Amerika Serikat (AS) per tahun. Kemudian, efeknya juga mampu meningkatkan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) hingga 1,49 miliar dolar AS.

Selain itu, insentif ini juga mampu membuka peluang luas. Dampaknya bisa menciptakan sekitar 1.000 lapangan kerja secara langsung.

Kemudian, pemerintah akan melakukan penyesuaian batas atas fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar. Batasnya menjadi 38 persen untuk kebutuhan seluruh jenis pesawat, baik jet hingga baling-baling.

(ant/hap)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral