news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Masuk Angin.
Sumber :
  • Pixabay

Masuk Angin Itu Penyakit atau Bukan? Dokter Ungkap Fakta Medis di Baliknya

Masuk angin itu penyakit atau bukan? Berikut penjelasan dari dokter tentang fakta-fakta medis di balik masuk angin.
Minggu, 11 Januari 2026 - 14:46 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Istilah masuk angin sudah sangat akrab di telinga masyarakat Indonesia. 

Saat badan terasa tidak enak, perut kembung, pegal-pegal, hingga meriang, banyak orang langsung menyebutnya sebagai masuk angin. 

Namun, secara medis, benarkah masuk angin merupakan sebuah penyakit?

Dilansir dari kanal YouTube Hidup Sehat tvOne, Dokter Ahmad Fariz Malvi Zamzam Zein menjelaskan bahwa masuk angin sebenarnya bukan diagnosis medis. 

Menurutnya, istilah masuk angin lebih tepat dipahami sebagai kumpulan gejala dari berbagai kondisi kesehatan.

"Istilah masuk angin ini bagian dari gejala diare, influenza, DBD, Leptospirosis," jelas dr. Ahmad Fariz.

Ia menerangkan, perubahan cuaca yang ekstrem dapat berdampak pada kondisi tubuh seseorang. 

Ilustrasi flu.
Sumber :
  • Antara

Ketika daya tahan tubuh menurun, virus dan bakteri menjadi lebih mudah berkembang dan menyerang.

"Dengan perubahan cuaca, menyebabkan suhu yang ekstrem, kekebalan tubuh berkurang, munculnya virus dan bakteri yang mudah berkembang, mudah menyerang kita, sehingga muncul gejala-gejala yang disebut masuk angin," ungkapnya.

Gejala masuk angin sendiri bisa berbeda-beda, tergantung bagian tubuh yang terdampak. 

Jika keluhan lebih dominan di saluran pencernaan, kondisi tersebut sering kali berkaitan dengan gangguan lambung.

"Kalau gejala masuk angin lebih ke arah saluran cerna biasanya kita sangkutkan itu dengan dispepsia, gejala-gejala sakit maag," jelasnya.

Sementara itu, apabila keluhan yang dirasakan berupa nyeri otot dan persendian, maka secara medis hal tersebut memiliki istilah tersendiri.

"Kalau misalkan lebih ke arah nyeri otot dan persendian itu kita bilang myalgia, lebih ke arah masalah ototnya," katanya.

Ilustrasi flu saat musim hujan
Sumber :
  • ChatGPT

Karena itu, dr. Ahmad Fariz menekankan pentingnya memahami akar masalah dari gejala yang dirasakan, bukan hanya menyebutnya sebagai masuk angin.

"Jadi, kembalikan ke penyakit awalnya ini apa sebetulnya," ujar dr. Ahmad Fariz.

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan masuk angin? Menurut dr. Ahmad Fariz, kondisi ini bisa dipicu oleh dua faktor utama.

"Satu, berhubungan sama tidak adanya keseimbangan antara daya tahan tubuh dengan yang menyerang dia, misalkan ke arah infeksi," ujar dr. Ahmad Fariz.

"Kedua, misalkan ke arah faktor kelelahan fisik, overload kerjaan dan aktivitas harian yang menyebabkan juga kelelahan, sehingga muncul nyeri otot dan ada gejala tambahan yang disangkut pautkan, kayak masuk angin," lanjutnya.

Terkait kebiasaan masyarakat yang mengatasi masuk angin dengan cara kerokan atau pijat, dr. Ahmad Fariz meluruskan anggapan yang selama ini berkembang.

"Sebenarnya kan kalau kayak dikerok atau dipijat itu juga terapi masase yang sebetulnya merelaksasi otot dan memperbaiki, akhirnya memperbaiki gejala, tapi bukan akhirnya dengan dipijat itu anginnya keluar," jelasnya.

Dari penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa masuk angin bukanlah penyakit, melainkan istilah populer untuk menggambarkan berbagai gejala akibat infeksi, gangguan pencernaan, atau kelelahan. 

Oleh karena itu, penting untuk mengenali keluhan secara lebih spesifik agar penanganannya tepat dan sesuai dengan kondisi medis yang mendasarinya. (gwn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral