news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Verawaty Fajrin, Tutup Usia setelah Berjuang Melawan Kanker Paru-Paru.
Sumber :
  • Antara

Belajar dari Kasus Verawaty Fajrin yang Meninggal Dunia setelah Berjuang Melawan Kanker Paru-Paru, Ini Gejalanya

Belajar dari apa yang terjadi pada Verawaty, kita perlu mengenali kanker paru-paru, apa saja gejalanya, siapa yang paling berisiko, dan bagaimana mencegahnya.
Minggu, 21 November 2021 - 23:15 WIB
Reporter:
Editor :

Jika sudah menyebar ke tulang bisa menyebabkan keluhan nyeri di tulang bahkan patah tulang. Kalau sudah menyebar ke hati bisa menyebabkan nyeri perut dan mata yang terlihat kuning. Sedangkan apabila sudah menyebar ke otak bisa menyebabkan muntah hebat proyektil, kejang, bahkan penurunan kesadaran.

Lantas bagaimana mengobatinya?

Apabila seorang individu terdapat gejala dan tanda kanker paru, dokter akan berusaha untuk mengambil sample biopsi jaringan kanker paru melalui prosedur medis tertentu untuk dilakukan pemeriksaan histopatologi melalui mikroskop dan pemeriksaan molekular. Sebelum memulai pengobatan dokter akan melakukan staging melalui pemeriksaan pencitraan radiologi, seperti: ronsen thoraks, usg, bone scan, ct-scan, MRI, atau bahkan pet-scan bergantung kepada ketersediaan pemeriksaan di rumah sakit masing-masing untuk menentukan stadium kanker paru.

“Berdasarkan pemeriksaan radiologi, dokter akan menentukan stadium kanker paru, yang terdiri atas: kanker paru stadium 1 apabila hanya ditemukan tumor pada paru; stadium 2 apabila ada tumor paru disertai penyebaran ke kelenjar getah bening di sisi paru yang sama; stadium 3 apabila ada tumor paru disertai penyebaran ke kelenjar getah bening di paru yang sama dan paru sebelahnya; dan stadium 4 apabila ada tumor paru disertai penyebaran jauh di tulang, liver, dan/atau otak,” kata Wulyo.

Pengobatan kanker paru stadium dini, yaitu stadium 1 dan 2 adalah operasi dilanjutkan kemoterapi pasca operasi, walaupun kanker paru stadium 1 yang ukurannya kecil cukup operasi saja tanpa kemoterapi.

“Pada kanker paru stadium 3 pengobatannya multimodalitas, yaitu operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Kanker paru stadium 4 pengobatan utamanya adalah kemoterapi, terapi target, dan/atau imunoterapi,” tambahnya.

Dalam memilih jenis pengobatan kanker paru, dokter akan mempertimbangkan usia pasien, kemampuan fungsi tubuh, penyakit penyerta, ketersediaan modalitas pengobatan di rumah sakit masing-masing, serta keputusan pasien dan keluarga. Pasca-pengobatan, dokter juga akan memonitor efek samping akibat obat-obatan yang diberikan.

Bagaimana Mencegah Kanker Paru-Paru?

Dokter yang praktik di RSCM, RS MMC, dan RS Mayapada Jakarta ini mengatakan bahwa kanker paru terhadap diri sendiri dan keluarga dapat dicegah, yakni dengan cara:

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral