- antara foto
4 Tips Bermedia sosial di Bulan Ramadhan
Jakarta, 29/4 - Selama bulan Ramadan, umat Islam diajarkan untuk sabar dan saling berbuat baik.
Di era digital saat ini, menjaga sikap di dunia online apalagi di media sosial menjadi sangat diperlukan, karena di momen Ramadhan kita perlu menjaga hati baik untuk diri sendiri dan juga untuk sesama warga digital lainnya.
Ada 4 langkah yang bisa anda ikuti untuk menjadikan bulan suci ini sebagai momen menumbuhkan kebiasaan baik di dunia digital yang dibagikan oleh platform berbagi video pendek TikTok.
1.Secukupnya nikmati pengalaman menjelajah internet
Larangan mudik dan pembatasan kegiatan di berbagai tempat diperkirakan akan meningkatkan aktivitas di internet.
Namun perlu diingat, terlalu lama berkutat di internet dapat berdampak buruk bagi kesehatan, misalnya mata kering, pusing, atau sakit pada pergelangan tangan.
Belum lagi jika secara mental, kita sudah terlalu sering membicarakan hal-hal yang terjadi di dunia maya. Sehingga anda perlu mengatur waktu agar menggunakan internet secukupnya saja.
2.Menjaga hati selama ibadah
Selama bulan puasa, kesabaran adalah hal utama yang diuji. Bukan hanya kesabaran menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan amarah.
Terkadang komentar atau konten di platform digital bisa mempengaruhi emosi, untuk itu lebih baik menghindari konten negatif di kolom komentar agar tetap menjaga ibadah puasa anda berjalan lancar.
Bagi pengguna TikTok, anda dapat memanfaatkan fitur Saring Semua Komentar.
Fitur ini membantu pengguna dapat menentukan komentar mana yang akan muncul di videonya.
Saat diaktifkan, komentar tersebut tidak akan muncul, kecuali diperbolehkan oleh penggunanya, menggunakan alat pengaturan komentar terbaru.
3.Berucap baik kepada warga digital
Pada langkah kedua, anda diminta untuk menghindari konten negatif di kolom komentar.
Untuk menghindari emosi dari konten- konten negatif, ada baiknya anda membagikan konten positif yang membantu warganet lainnya untuk tetap menjaga hati selama melangsungkan Ramadhan 1442 H.
4.Saring sebelum sharing
Kalimat ini sering diucapkan belakangan ini, di tengah banyaknya informasi di dunia maya yang tercampur antara berita yang akurat dengan fake news.