news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Chief Corporate Affairs Officer Christopher Fong dalam peluncuran logo baru BUMI..
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

BUMI Akui Mulai Kurangi Ketergantungan Batu Bara, Siapkan Target Agresif Produksi Emas dan Tembaga

BUMI yang telah menanamkan investasi di sektor tembaga dan emas di Australia kini semakin serius menggeser bisnis batu bara. Selain itu, BUMI juga mulai menggarap proyek bauksit dan alumina di Indonesia.
Kamis, 12 Maret 2026 - 21:49 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mulai serius dalam menggeser arah bisnisnya dari ketergantungan pada sektor batu bara.

Raksasa tambang batu bara Indonesia itu mengakui sedang melakukan transformasi dengan memperluas investasi ke sektor mineral lain seperti emas dan tembaga.

Chief Corporate Affairs Officer, Christopher Fong mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari strategi diversifikasi perusahaan di tengah dinamika pasar komoditas global.

“Ini adalah saat yang sangat penting bagi Bumi. Kita sedang bertransformasi. Kami mulai bergerak melampaui batu bara (thermal coal). Kami tidak meninggalkan batu bara, tetapi kami mendiversifikasi fokus kami ke sektor lain,” kata Christopher dalam konferensi pers peluncuran logo baru PT Bumi Resources Tbk di Plaza Senayan, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, perusahaan kini telah menanamkan investasi di sektor tembaga dan emas di Australia. Selain itu, Bumi Resources juga mulai menggarap proyek bauksit dan alumina di Indonesia.

Christopher menjelaskan perubahan arah bisnis tersebut juga menjadi pesan kepada pasar bahwa Bumi Resources ingin memperkuat citra sebagai perusahaan tambang dengan standar global.

“Perubahan ini diperlukan untuk mengirimkan pesan kepada pasar, baik di Indonesia maupun global, bahwa Bumi Resources adalah perusahaan Indonesia dengan standar internasional. Operasi kami berada pada standar yang tinggi, sehingga citra kami perlu dimodernisasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, logo lama perusahaan sudah digunakan lebih dari dua dekade sehingga dianggap tidak lagi mencerminkan arah baru perusahaan.

“Logo lama kami sudah digunakan selama lebih dari 20 tahun dan terasa agak tradisional,” kata dia.

Christopher juga mengungkapkan bahwa transformasi yang dilakukan tidak hanya sebatas perubahan identitas visual, tetapi juga menyentuh struktur organisasi perusahaan.

“Kami tidak hanya mengubah logo, tetapi juga seluruh struktur kami. Bumi Resources kini bertransformasi menjadi operational holding,” ujarnya.

Perusahaan, lanjut dia, kini lebih terlibat langsung dalam pengelolaan aset dan operasional anak usaha dengan sistem yang lebih terintegrasi.

“Kami terlibat sangat mendalam pada aset-aset kami dan menerapkan satu sistem yang terintegrasi di seluruh anak perusahaan,” kata Christopher.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:44
03:11
01:51
06:48
01:06
01:13

Viral