news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Program TJSL yang berfokus pada pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah operasional Pertamina Patra Niaga..
Sumber :
  • Pertamina

Hari Perempuan Internasional, Pertamina Patra Niaga Perkuat TJSL Lewat Pemberdayaan Ratusan Perempuan di 49 Wilayah

Peringatan Hari Perempuan Internasional dinilai menjadi momentum penting untuk menegaskan peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.
Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:31 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah operasional Pertamina Patra Niaga terus diperkuat. Upaya ini menjadi bagian dari peringatan Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret.

Program pemberdayaan tersebut dijalankan di 49 lokasi di seluruh Indonesia. Melalui inisiatif ini, sebanyak 695 perempuan memperoleh pendampingan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi dan sosial.

Kegiatan tersebut memberikan ruang belajar, memperkuat rasa percaya diri, serta mendorong perempuan mengambil peran lebih besar dalam keluarga dan masyarakat.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun, menyatakan bahwa peringatan Hari Perempuan Internasional menjadi momentum penting untuk menegaskan peran perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.

“Pemberdayaan perempuan merupakan bagian integral dari pelaksanaan TJSL Pertamina Patra Niaga. Kami percaya, ketika perempuan diberi akses terhadap ruang belajar, peluang usaha, dan penguatan kapasitas, dampaknya akan langsung terasa pada ketahanan ekonomi keluarga dan komunitas secara luas,” ujar Roberth dalam keterangan resmi, Sabtu (7/3/2026).

Salah satu program unggulan dijalankan oleh Integrated Terminal Makassar melalui inisiatif PUANMAKARI (Perempuan Mandiri, Anak Percaya Diri).

Program ini awalnya hadir sebagai shelter bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), lalu berkembang menjadi ruang pemberdayaan berkelanjutan bagi perempuan dan anak.

PUANMAKARI kini menjadi program andalan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi. Program ini juga meraih penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama dua tahun berturut-turut, yakni pada 2023 dan 2024.

Sebanyak 103 perempuan dan 230 anak telah memperoleh pendampingan melalui program tersebut. Selain menyediakan shelter, program ini juga menghadirkan kurikulum pemberdayaan yang mendukung pengembangan diri. Sebanyak 36 perempuan dan remaja perempuan bahkan telah menjalankan berbagai usaha produktif secara bersama.

Dari sisi ekonomi, Sekolah Anak Percaya Diri mencatat peningkatan pendapatan hingga Rp51.984.000. Sementara Kelompok Srikandi menghasilkan pendapatan sebesar Rp86.640.000 dari aktivitas usaha yang dikembangkan bersama.

Manfaat program ini juga dirasakan langsung oleh para orang tua. Hal tersebut diungkapkan oleh Wahida Rahman, orang tua murid Sekolah Anak Percaya Diri.

“Anak saya dulu pendiam dan tertutup. Sekarang dia lebih kreatif dan sopan kepada orang tua. Semoga program ini terus berlanjut dengan pembelajaran yang semakin berkualitas,” ungkap Wahida.

Di wilayah lain, Pertamina Patra Niaga melalui Refinery Unit V Balikpapan menjalankan program RAWABENING (Rain Water Harvesting and Urban Farming) di Kampung Atas Air. Program ini memberdayakan kelompok perempuan melalui kegiatan urban farming yang memanfaatkan air hujan sebagai sumber air untuk sistem hidroponik.

Dalam implementasinya, program RAWABENING mengembangkan 10 meja hidroponik dengan total 440 lubang tanam. Dari sistem tersebut telah dihasilkan sekitar 8.900 bibit sayuran.

Sistem penampungan air hujan yang digunakan dalam program ini mampu menghemat penggunaan air hingga 92.400 liter per tahun. Selain itu, kelompok perempuan peserta program juga mengembangkan tiga jenis produk olahan sayuran yang memberikan nilai tambah ekonomi.

Kegiatan tersebut berdampak pada peningkatan pendapatan anggota kelompok hingga rata-rata 20,5 persen. Setiap panen, para anggota dapat memperoleh pendapatan sekitar Rp122.601.

Selain pemberdayaan ekonomi, dukungan terhadap kesehatan perempuan juga dilakukan melalui unit Pertamina International Shipping (PIS). Program ini diwujudkan lewat penyelenggaraan Rumah Sakit Kapal di Waigeo Utara, Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Layanan tersebut menghadirkan akses kesehatan bagi masyarakat kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan fasilitas medis. Dalam pelaksanaannya, layanan kesehatan telah menjangkau 726 perempuan dewasa melalui Poli Umum dan 145 perempuan dewasa melalui Poli Gigi.

Program ini juga memperkuat kapasitas tenaga kesehatan perempuan setempat. Sebanyak delapan bidan mendapatkan pelatihan Antenatal Care (ANC), sementara empat bidan lainnya mengikuti pelatihan USG dasar.

Kehadiran rumah sakit kapal ini membuat akses layanan kesehatan spesialis menjadi lebih dekat bagi masyarakat kepulauan. Perempuan di wilayah tersebut kini dapat menjalani pemeriksaan kehamilan, USG, hingga proses persalinan tanpa harus menempuh perjalanan laut selama 4 hingga 5 jam menuju fasilitas kesehatan di kota.

Melalui berbagai program pemberdayaan tersebut, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk menjalankan TJSL yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong kemandirian perempuan sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah binaan di Indonesia. (ant/rpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
00:55
03:22
08:29
05:46
11:08

Viral