news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani.
Sumber :
  • tvonenews.com/Abdul Gani Siregar

Prabowo Tancap Gas Energi Surya, Proyek PLTS 100 Gigawatt Didorong, 13 Gigawatt Jadi Prioritas Awal

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani mengatakan pemerintah menargetkan pengembangan PLTS hingga kapasitas 100 gigawatt.
Kamis, 5 Maret 2026 - 22:58 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah mulai mengakselerasi pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) secara masif di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi besar menuju kemandirian energi nasional.

Agenda percepatan ini menjadi salah satu fokus utama dalam rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2026).

Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani mengatakan pemerintah menargetkan pengembangan PLTS hingga kapasitas 100 gigawatt.

Namun pada tahap awal, pembangunan akan difokuskan pada wilayah yang telah memiliki infrastruktur distribusi listrik memadai agar implementasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Sebenarnya di semua desa, tetapi tadi diprioritaskan mungkin di daerah-daerah yang memang sudah punya distribusinya. Jadi kurang lebih dari usulan tadi awal 100 gigawatt mungkin ada 13, dari 100 gigawatt jadi 13 gigawatt terlebih dahulu yang rencananya akan diprioritaskan,” ucap dia.

Menurut Rosan, percepatan proyek energi surya ini juga didukung oleh masuknya investasi besar ke sektor industri panel surya nasional. Salah satu investasi strategis yang tengah berjalan adalah pembangunan pabrik dengan nilai mencapai US$1,4 miliar yang ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat.

“Jadi itu sudah 50 gigawatt. Jadi itu juga sudah investasi sudah masuk, akhir tahun ini akan selesai. Jadi itu juga akan membantu kita bisa pakai produksi dalam negeri kita untuk proyek PLTS ini,” katanya.

Selain mendorong investasi, pemerintah juga mulai menguji model pengembangan proyek melalui pembangunan prototipe PLTS. Rosan mengungkapkan bahwa Danantara telah mengembangkan proyek percontohan di Kabupaten Sumenep dengan kapasitas 1 megawatt yang akan dijadikan acuan untuk implementasi lebih luas.

“Nah itu juga prototipe itu akan ditinjau, akan dilihat langsung oleh tim, baik oleh ESDM dan juga Mendikti untuk kemudian itu bisa di roll out,” lanjutnya.

Presiden Prabowo, kata Rosan, menekankan pentingnya percepatan implementasi proyek energi surya tersebut. Untuk itu, pemerintah membuka berbagai skema pembiayaan guna memastikan proyek dapat berjalan tanpa hambatan, termasuk melibatkan investor domestik maupun mitra swasta yang memiliki teknologi energi surya dan baterai.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:07
01:05
06:20
04:24
03:25
06:09

Viral