- Abdul Gani Siregar/tvOnenews
Iran Minta Indonesia Tak Takut Ancaman Tarif AS, Dubes Beri Jaminan Begini: Amerika Bukan Raja Dunia!
Jakarta, tvOnenews.com - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, meminta pemerintah Indonesia tak perlu takut menghadapi ancaman tarif dari Amerika Serikat (AS) terkait hubungan dagang dengan Iran.
Dubes Boroujerdi menegaskan, kerja sama bilateral dengan Teheran tetap akan memberikan keuntungan bagi kedua negara.
"Kami sampaikan kepada Indonesia untuk tidak takut. Mereka tidak bisa berbuat apa-apa. Perusahaan mana pun dan negara mana pun yang memiliki hubungan reguler dengan Iran, mereka akan mendapatkan banyak keuntungan," kata Dubes Boroujerdi dikutip dari ANTARA di Jakarta, Sabtu (14/2).
Sebelumnya, pada Januari lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana penerapan tarif 25 persen bagi negara-negara yang masih menjalin perdagangan dengan Iran.
Menanggapi kebijakan tersebut, Boroujerdi menyebut lebih dari 100 negara tetap memiliki hubungan ekonomi dengan Iran dan tidak menghadapi persoalan berarti akibat pernyataan Washington.
"Semua negara merdeka percaya bahwa Amerika Serikat bukanlah raja dunia. Mereka tidak dapat mendikte aturan mereka kepada negara-negara merdeka seperti Indonesia," katanya.
Ia mengakui kebijakan sanksi dan tarif memang menimbulkan tantangan bagi perekonomian Iran. Namun, menurutnya, tekanan semacam itu bukan hal baru bagi negaranya.
Selama lebih dari 47 tahun, Iran telah menghadapi sanksi berat dari Amerika Serikat. Meski demikian, Boroujerdi menilai negaranya tetap mampu mempertahankan pertumbuhan dan terus berkembang di berbagai sektor.
"Anda dapat membandingkan Iran saat ini dengan Iran 75 atau 76 tahun yang lalu. Anda dapat melihat bahwa segala hal di bidang pendidikan, teknologi, ekonomi, semuanya telah berkembang pesat," katanya.
"Jadi, seluruh dunia percaya bahwa apa pun yang didiktekan oleh kekuatan-kekuatan besar tidak wajib untuk dipatuhi begitu saja. Dan saat ini pun mereka mengancam negara-negara lain," kata Duta Besar lebih lanjut.
Boroujerdi pun mendorong negara-negara di dunia untuk terus memperkuat kemitraan ekonomi dengan Iran. Ia menilai dalam satu hingga dua tahun terakhir, dinamika perdagangan global, termasuk ancaman tarif, telah memberi tekanan pada banyak negara.
Meski demikian, ia meyakini negara-negara yang berdaulat, termasuk Indonesia dan Iran, perlu melanjutkan kerja sama ekonomi secara konsisten agar kondisi global tidak semakin memburuk.