news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Wah! Bank Sentral Polandia Beli 100 Ton Emas di 2024, Negara Ini Jadi Pembeli Emas Terbesar Dunia.
Sumber :
  • Antara Foto

Harga Emas Dunia Turun Tajam, Warga Singapura Justru Antre Panjang Beli Emas

Harga emas dunia turun lebih dari 3 persen, namun warga Singapura justru berbondong-bondong membeli emas hingga stok habis di bank dan toko emas.
Selasa, 3 Februari 2026 - 10:05 WIB
Reporter:
Editor :

Pada satu titik, harga emas sempat turun lebih dari seperlima dari rekor tertinggi pekan sebelumnya. Meski demikian, investor ritel di Singapura dan Australia justru memanfaatkan koreksi harga sebagai momentum membeli, bukan menjual.

Para analis menilai perilaku ini menunjukkan ketahanan permintaan ritel terhadap emas fisik, terutama di tengah ketidakpastian global dan kekhawatiran terhadap nilai mata uang.

Optimisme Harga Emas Masih Kuat

Sejumlah investor tampaknya bertaruh bahwa faktor utama yang mendorong kenaikan emas belum sepenuhnya hilang. Ketidakpastian geopolitik, volatilitas pasar keuangan, serta kecenderungan investor menghindari aset berisiko dinilai masih menjadi penopang utama harga emas ke depan.

Deutsche Bank AG dalam catatan terbarunya bahkan mempertahankan proyeksi harga emas dapat menembus USD 6.000 per troy ounce dalam jangka menengah, meskipun saat ini pasar sedang mengalami koreksi tajam.

Di Singapura, kondisi ini tercermin dari habisnya stok emas batangan di sejumlah titik penjualan resmi. Banyak pembeli mengaku datang tanpa rencana awal, namun tertarik membeli karena harga yang sedang turun signifikan dibandingkan pekan sebelumnya.

Emas Fisik Masih Jadi Pilihan Utama

Fenomena antrean panjang di Singapura menegaskan bahwa emas fisik tetap menjadi pilihan utama investor ritel, terutama saat harga terkoreksi. Kemampuan menyimpan aset secara langsung dinilai memberikan rasa aman lebih besar di tengah volatilitas pasar global.

Meski harga emas dunia sedang melemah, minat beli yang tinggi menunjukkan bahwa logam mulia masih dipandang sebagai aset lindung nilai utama, terutama ketika ketidakpastian ekonomi dan geopolitik belum menunjukkan tanda mereda. (nsp)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

09:05
01:51
01:01
01:18
04:36
05:03

Viral