news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi pekerja melintasi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)..
Sumber :
  • Antara

Saham RLCO Meroket di Hari Perdana IPO, Sentuh Auto Reject Atas di BEI

Saham RLCO melejit pada hari pertama IPO hingga menyentuh auto reject atas. Emiten sarang burung walet Realfood resmi melantai di BEI dengan kapitalisasi Rp525 miliar.
Senin, 8 Desember 2025 - 10:32 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com – Emiten produsen sarang burung walet PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Senin (8/12/2025). Pada sesi perdagangan perdana, saham RLCO langsung melesat tajam hingga menyentuh batas auto reject atas (ARA).

Saat pembukaan, saham RLCO diperdagangkan di harga Rp226 per lembar. Per pukul 09.21 WIB, saham meningkat 34,52% dibandingkan harga penawaran awalnya yang sebesar Rp168 per saham.

Perusahaan yang dikenal melalui brand kesehatan Realfood ini melepas sebanyak 625.000.000 lembar saham dalam Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO). Jumlah tersebut setara dengan 20 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Melalui aksi korporasi ini, RLCO berpotensi meraup dana sebesar Rp105 miliar. Dengan demikian, kapitalisasi pasar perseroan pada hari pertama tercatat mencapai Rp525 miliar.

Langkah IPO Jadi Momen Transformasi

Direktur Utama PT Abadi Lestari Indonesia Tbk, Edwin Pranata, menyebutkan bahwa pencatatan saham RLCO di BEI merupakan tonggak penting dalam perjalanan bisnis perseroan.

Menurutnya, IPO bukan hanya sekadar langkah pendanaan, tetapi juga strategi mempercepat transformasi bisnis dari perusahaan berbasis komoditas menjadi pelaku industri bernilai tambah tinggi.

"Ini merupakan momen bersejarah. Dari perusahaan lokal menjadi perusahaan global, kami akan terus memperkuat bisnis dan memperluas kehadiran produk kami," ujar Edwin dalam seremoni pencatatan saham di Gedung BEI, Jakarta.

Edwin menjelaskan bahwa Realfood menargetkan ekspansi ke sejumlah pasar internasional. Beberapa negara tujuan ekspor Realfood saat ini mencakup Tiongkok, Hong Kong, dan Amerika Serikat. Ke depan, perseroan menargetkan Vietnam, Thailand, dan negara Asia lainnya sebagai pasar baru.

Alokasi Dana IPO untuk Perluasan Produksi dan Pasar

Dalam prospektus IPO, perseroan merinci rencana penggunaan dana hasil penawaran umum. Setelah dikurangi biaya emisi, dana akan digunakan untuk:

  • 56,33%: Modal kerja untuk pembelian bahan baku sarang burung walet

  • 43,67%: Penambahan modal ke entitas anak, PT Realfood Winta Asia, untuk memperkuat rantai pasok bahan baku

Perseroan menilai langkah ini akan mendukung pertumbuhan kapasitas dan memastikan keberlanjutan bahan baku seiring peningkatan permintaan.

Kinerja Keuangan Menjadi Sorotan Investor

Pertumbuhan bisnis perusahaan juga menjadi salah satu faktor yang mendorong minat investor terhadap RLCO. Berdasarkan laporan kinerja per Mei 2025, perseroan mencatat penjualan sebesar Rp231,3 miliar dalam lima bulan pertama tahun ini.

Capaian tersebut meningkat signifikan sebesar 47,56 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus menandakan adanya momentum ekspansi bisnis dan permintaan pasar yang terus meningkat.

Antusiasme Investor Dorong Saham ke Level ARA

Penguatan signifikan RLCO pada hari pertama perdagangan menunjukkan adanya antusiasme investor terhadap sektor produk kesehatan berbasis bahan alami, termasuk sarang burung walet yang memiliki pasar ekspor besar, terutama ke Asia Timur dan Amerika.

Sejumlah analis menilai bahwa tren konsumsi produk kesehatan premium dan ekspansi pasar global akan menjadi faktor penentu keberlanjutan kinerja saham RLCO.

Namun, investor tetap disarankan mencermati volatilitas harga dalam periode awal pencatatan saham mengingat pergerakan dapat dipengaruhi sentimen jangka pendek.

Dengan pencatatan RLCO, jumlah perusahaan tercatat di BEI kembali bertambah, menunjukkan minat emiten untuk memanfaatkan momentum pasar modal yang sedang bergairah di penghujung tahun. (nsp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
05:21
02:59
06:26
01:02
04:07

Viral