- Antara
Realokasi Industri China ke Indonesia Kian Jor-joran, Dubes RI Ungkap Investasi Sudah Capai Rp33 Triliun di Awal 2025, Apa Dampaknya?
Dalam konteks itu, posisi Indonesia dinilai sangat strategis dalam menjaga keseimbangan regional.
Djauhari menambahkan bahwa diplomasi aktif yang dilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI merupakan bagian dari upaya mempertahankan posisi Indonesia di forum-forum internasional.
“Kalau block effect seperti ini, pendekatan regional seperti ini baik, dan bisa mempengaruhi geopolitik dan geoekonomi. Itu yang dilakukan Indonesia saat ini melalui tangan-tangan diplomasinya,” kata Djauhari.
Diskusi tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh penting, seperti Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu, Presiden Direktur Toyota Manufacturing Indonesia Nandi Julyanto, Presiden Direktur Graha Ismaya Masrizal A. Syarief, serta mantan Gubernur Bank Indonesia Soedradjad Djiwandono. (ant/rpi)