news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suasana kawasan Kuala Lumpur Convention Center (KLCC) Park berlatar belakang Menara Kembar Petronas, di Kuala Lumpur, Malaysia (25/5/2020)..
Sumber :
  • (ANTARA/Agus Setiawan/hp)

Saham Petronas Anjlok 3,79% di Tengah Ledakan Dahsyat di Malaysia

Saham Petronas anjlok hingga 3,79% di tengah sentimen negatif akibat kejadian ledakan pipa gas di Malaysia. Investor waspada, pasar energi masih bergejolak.
Selasa, 1 April 2025 - 19:15 WIB
Reporter:
Editor :

Kuala Lumpur, tvOnenews.com – Saham Petronas Dagangan Bhd (PETR) mengalami penurunan signifikan pada perdagangan terakhir,. Mengutip dari situs investing.com, saham Petronas Dagangan Bhd ditutup di level 18,28 MYR, turun 0,72 poin atau 3,79%. 

Tren penurunan ini menjadi perhatian investor di tengah berbagai sentimen negatif yang mempengaruhi pasar energi, termasuk insiden ledakan pipa gas Petronas di Malaysia baru-baru ini.

Pada pagi hari Selasa, 1 April 2025, sebuah ledakan besar terjadi di Putra Heights, Subang Jaya, Selangor, Malaysia. Ledakan ini berasal dari kebocoran pipa gas milik Petronas yang menyebabkan kebakaran hebat dengan kobaran api setinggi 300 meter, terlihat dari jarak jauh.

Kronologi Kejadian

Insiden terjadi sekitar pukul 08.10 waktu setempat. Warga sekitar melaporkan adanya getaran hebat yang disertai suara ledakan, diikuti dengan munculnya api besar. Pipa gas yang meledak tersebut terletak di dekat stasiun pengisian bahan bakar di Putra Heights.

Korban dan Dampak

Sebanyak 112 orang dilaporkan terluka akibat kejadian ini. Dari jumlah tersebut, 63 orang mengalami luka bakar serius dan dirawat di rumah sakit, sementara 49 lainnya menerima perawatan di pos medis darurat. Selain itu, 49 rumah mengalami kerusakan akibat kobaran api.

Tindakan Penanganan

Petronas segera mengisolasi pipa gas yang terdampak untuk mencegah kebocoran lebih lanjut. Tiga stasiun pengisian bahan bakar di sekitar lokasi kejadian ditutup sementara sebagai langkah pencegahan. Pihak berwenang juga mengevakuasi warga dari area terdampak dan menyediakan tempat penampungan sementara di beberapa masjid setempat.

Penyelidikan dan Tindak Lanjut

Penyelidikan sedang dilakukan untuk menentukan penyebab pasti ledakan ini. Petronas menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan pihak berwenang dan memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak.

Peristiwa ini kembali menyoroti pentingnya standar keselamatan ketat dalam industri energi untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Pergerakan Saham Petronas dalam Sepekan

Sementara itu dari grafik historis, saham PETR sempat mengalami fluktuasi cukup tajam. Pada 13 Maret 2025, harga sahamnya ditutup di 17,02 MYR, dengan harga pembukaan 16,48 MYR, serta volume perdagangan mencapai 563.300 lembar saham.

Sebelumnya, pada 9 Agustus 2024, harga saham PETR sempat berada di level 17,68 MYR, dengan rentang harga harian antara 17,64 - 17,80 MYR dan volume perdagangan sebesar 191.700 lembar saham.

Petronas Dianggap Undervalued

Meskipun harga saham mengalami penurunan, situs Investing.com menilai bahwa Petronas Dagangan Bhd saat ini berada dalam kondisi undervalued. Artinya, saham ini masih dianggap memiliki nilai potensial yang lebih tinggi dibandingkan harga pasar saat ini.

Dengan rentang harga 52 minggu antara 16,10 MYR hingga 22,44 MYR, investor masih menunggu apakah saham PETR mampu kembali ke tren positif dalam beberapa bulan mendatang.

Faktor yang Mempengaruhi Saham Petronas

Penurunan harga saham ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk:

  • Volatilitas pasar energi global

  • Perubahan kebijakan pemerintah Malaysia terkait sektor migas

  • Sentimen negatif akibat ledakan pipa gas Petronas di Selangor

Sejumlah analis merekomendasikan agar investor tetap waspada terhadap pergerakan saham PETR, terutama dalam beberapa pekan ke depan, sambil mencermati perkembangan industri migas di kawasan Asia Tenggara. (nsp) 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral