- ANTARA
Bank Indonesia DKI Kontrol Inflasi Lewat Metode Pembayaran Digital
Jakarta, tvOnenews.com - Bank Indonesia Provinsi DKI berkomitmen mengontrol inflasi melalui metode pembayaran digital untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan inklusif.
"Di tengah masih berlangsungnya ketidakpastian global serta dinamika ekonomi nasional, inflasi Jakarta tetap terkendali dengan digitalisasi sistem pembayaran," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar di pertemuan tahunan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Sabtu (30/11/2024).
Arlyana menyatakan bahwa kinerja ekonomi tersebut dioptimalkan melalui inovasi dan kolaborasi antar lembaga dalam pengembangan sektor prioritas dan berpotensi di Jakarta sehingga inflasi dapat terkendalikan.
Selanjutnya, tingginya aktivitas pariwisata dan atraksi, perbaikan intermediasi perbankan, peningkatan investasi, serta kinerja ekspor yang lebih baik.
Dia menilai kinerja ekonomi Jakarta yang kuat juga merupakan hasil sinergi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam menjaga kestabilan harga pangan serta inklusivitas ekonomi dan keuangan.
Hal ini diwujudkan lewat pelaksanaan berbagai kegiatan strategis seperti Jakarta Kreatif Festival (JKF), Jakarta Economic Forum (JEF), Jakarta Investment Festival (JIF), dan Jagoan Wirausaha Jakarta (JAWARA).
Selain itu, penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan digital, khususnya dalam elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah, telah didorong melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).
Berbagai inovasi dan sinergi yang telah dilakukan tersebut membawa Jakarta meraih sejumlah penghargaan seperti Nominasi TPID Terbaik Wilayah Jawa dan Bali, TP2DD Provinsi Terbaik II Wilayah Jawa dan Bali, serta TP2DD dengan Program Unggulan Terbaik II Nasional.
Sejalan dengan itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Ibu Sri Haryati, menyampaikan bahwa kinerja ekonomi Jakarta berperan penting untuk stabilitas ekonomi nasional.
"Dengan pangsanya yang besar, Jakarta membutuhkan sinergi untuk transformasi pengendalian inflasi dan mendorong investasi infrastruktur yang sejalan dengan visi Jakarta sebagai Kota Global berdaya saing," ucap Sri.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah untuk tahun 2025.
Prioritas pembangunan berfokus pada transformasi ekonomi, peningkatan daya saing dan investasi daerah, peningkatan daya tarik pariwisata melalui interaksi budaya, serta penciptaan dan perluasan lapangan kerja.