news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie berbicara mengisi sesi diskusi di Milken Institute Asia Summit 2024.
Sumber :
  • Istimewa

Bicara di Milken Asia Summit 2024, Ketua Umum Kadin Anindya Bakrie Bawa Misi Bisnis dan Investasi untuk RI: Arah Ekonomi Prabowo-Gibran 

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengusung misi bisnis dan investasi serta menegaskan komitmen terhadap pemerintahan Prabowo saat Asia Summit 2024.
Rabu, 18 September 2024 - 17:51 WIB
Reporter:
Editor :
Anindya Bakrie untuk keenam kalinya hadir memenuhi undangan Milken Institute Asia Summit. Tetapi kali ini, kehadiran Anindya Bakrie berstatus sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

 

Anindya menambahkan, hal baik mengenai pemerintahan Prabowo ke depan adalah merupakan kesinambungan dari Presiden Joko Widodo. Anindya mengakui melihat kemajuan yang nyata atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,5%.

"Dan fokus Pak Prabowo sebagai presiden adalah pada reformasi struktural, infrastruktur digital, dan transisi energi serta peningkatan nilai tambah ekonomi,” tambahnya.

Anindya selaku CEO Bakrie Brothers berharap pemerintahan Prabowo-Gibran juga memfokuskan pada hilirisasi critical minerals.

"Indonesia memiliki banyak critical minerals seperti nikel, tembaga, dan timah yang termasuk lima teratas di dunia, serta potensi energi terbarukan hingga 500 gigawatt. Kita juga memiliki keanekaragaman hayati yang dapat dilindungi dan dikapitalisasi untuk mendukung pertumbuhan industri," ungkapnya.

Ketika ditanya mengenai tanggapannya terhadap potensi kebijakan Pemerintahan Prabowo-Gibran terkait perdagangan bebas (FTA) dengan Amerika Serikat, Anindya Bakrie mengaku optimistis.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie berbicara mengisi sesi diskusi di Milken Institute Asia Summit 2024.
Sumber :
  • Istimewa

 

“Saya pikir Pak Prabowo akan memperkuat FTA dengan AS. Karena apa yang kita lihat, Presiden Prabowo memiliki kesempatan, secara geopolitik, untuk menunjukkan Indonesia sebagai pemimpin Global South, tak hanya sebagai pemimpin Asia Tenggara, tetapi juga sebagai faktor penyeimbang antara “Timur” dan “Barat” yang justru dibutuhkan dunia. Dan melihat rekam jejak beliau (Prabowo) dalam membangun diplomasi di masa lalu, termasuk sebagai Menteri Pertahanan saat ini, kita tidak bisa mengatakan hal lain selain optimis tentang apa yang bisa Indonesia lakukan ke depan," pungkas Anindya.

Selain Anindya Bakrie, turut hadir sebagai narasumber Menteri Sumber Daya Alam dan Keberlanjutan Lingkungan Malaysia Nik Nasmi Nik Ahmad, Presiden Boeing Asia Tenggara Penny Burtt dan CEO Alat, Amit Mudha. Diskusi ini dimoderatori oleh Meghan Morris, Deputi Kepala Biro dari media Business Insider. (rpi)

 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral