news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Warga Berobat di Posko Kesehatan Gratis Puskesmas Woyla Bara, Kabupaten Aceh Barat.
Sumber :
  • Tim TvOne/ Chaidir

Pascabanjir Warga Aceh Barat Diserang Penyakit Gatal-gatal dan Batuk

Pascabanjir surut, banyak warga yang mengeluh terserang penyakit gatal-gatal, batuk, demam, dan hipertensi, yang mayoritas menyerang anak-anak dan lansia
Selasa, 8 November 2022 - 10:43 WIB
Reporter:
Editor :

Aceh Barat, Aceh - Pascabanjir surut, banyak warga yang mengeluh terserang penyakit gatal-gatal, batuk, demam, dan hipertensi, yang mayoritas menyerang anak-anak dan lansia.

Mendapatkan banyak keluhan warga yang mengalami sakit pascabanjir, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Aceh Barat membuka posko pengobatan gratis.

Kepala Puskesmas Woyla Barat, Saflinda Yunita mengatakan, banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir membuat warga terjangkit penyakit, seperti demam dan gatal-gatal, batuk serta hipertensi. Ia menyebut, 80 persen penyakit tersebut menyerang lansia dan anak-anak.

“Kita memberikan pengobatan bagi masyarakat yang terdampak banjir. Sampai saat ini ada yang darah tinggi, kebanyakan dari lansia karena mungkin mereka kelelahan. Selain darah tinggi, demam gatal-gatal, batuk, hipertensi," kata Saflinda, Selasa (8/11/2022).

Menurut Saflinda, pihaknya telah membuka posko pengobatan di beberapa titik yakni, di Desa Napai, Pasi Male, Cot Lagan, dan Pasi Ara. Sementara hari ini dilanjutkan di Desa Cot Rambong, Blang Luah, Alue Leuhop dan Blang Cot Rubek. 

“Dengan dibukanya posko pengobatan secara gratis bagi warga dampak banjir, diharapkan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin," sebutnya.

Posko pengobatan gratis ini akan terus dibuka hingga satu pekan ke depan, dan akan dipertahankan jika masih dianggap perlu.

Sementara itu, Hafni (35), salah satu warga berharap, posko kesehatan gratis terus dipertahankan hingga kondisi warga benar-benar aman dari penyakit pascabanjir. (kha/wna)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

11:47
15:11
07:39
18:33
03:26
01:19

Viral