news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanjung Priuk, Jakarta, pembangkit listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) akhirnya tiba di Aceh..
Sumber :
  • Antara

Perkuat Listrik Pasca Banjir Aceh, Pembangkit PLN 30 MW Tiba di Banda Aceh

Setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanjung Priuk, Jakarta, pembangkit listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) akhirnya tiba di Aceh, Minggu (07/12/2025).
Senin, 8 Desember 2025 - 20:34 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanjung Priuk, Jakarta, pembangkit listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) akhirnya tiba di Aceh, Minggu (07/12/2025).

PLN kemudian melakukan bongkar muat (unloading) pembangkit tersebut, Senin (08/12/2025). Unloading pembangkit sebesat 30 Megawatt (MW) tersebut disaksikan oleh Direktur Manajemen Pembangkitan Rizal Calvary dan Wakil Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Fadhullah di Pelabuhan Malahayati, Banda Aceh.

Rizal mengatakan, pembangkit ini akan diperkuat lagi sebesar 20 MW yang akan menyusul guna memperkuat pasokan daya ke sistem kelistrikan di NAD, utamanya untuk memperkuat keandalan di Ibukota Banda Aceh.

"Pembangkit ini berlayar selama tujuh hari. Sekarang, yang teman-teman saksikan, kita turunkan pelan-pelan. Nantinya akan memperkuat keandalan di NAD. Sesuai arahan Bapak Menteri ESDM dan Dirut PLN juga akan memperkuat daya di Ibukota Banda Aceh. Disini (Pembangkit) akan membantu daya eksisting atau yang lama di Banda Aceh 15 MW. Jadi totalnya diujung Aceh akan tersedia daya 65 MW," ujar Rizal.

Setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanjung Priuk, Jakarta, pembangkit listrik milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) akhirnya tiba di Aceh.
Sumber :
  • Antara

Dia mengatakan, dengan masuknya tambahan ini, bila terjadi gangguan disistem NAD, maka akan membantu percepatan pemulihan di sistem kelistrikan.

Dikatakannya lagi, dari 50 MW ini, sebesar 10 MW akan ditempatkan di dalam kota di Lembata dan tak jauh dari Banda Aceh di Krueng Raya sebesar 15 MW dan 25 MW di Ule Kareng.

Sebelum Ramadhan

Rizal menargetkan pembangkit sebesar 30 MW akan masuk ke sistem sebelum libur Nataru. Sedangkan sisanya akan masuk ke sistem sebelum Ramadhan 2026. Sehingga masyarakat Aceh bisa melakukan Ibadah Puasa dengan lancar dan tenang.

"Saya kasih target ke anggota sebelum Ramadhan. Insyallah, Puji Tuhan, semoga bisa segera masuk ke sistem," ujar Rizal.

Sebagaimana diketahui, dampak dari bencana banjir yang terjadi di NAD, sistem kelistrikan di Aceh mengalami gangguan berat. Belasan tower backbone rubuh diterjang banjir.

Namun kini perlahan-lahan sistem kelistrikan mulai pulih setelah kerja keras PLN dilapangan, siang dan malam.(chm)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral