news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Juru Bicara BPBD Provinsi Sumbar Ilham Wahab saat diwawancarai di Padang..
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Zulfikar

BPBD Duga Banjir Pesisir Selatan Dipicu Penumpukan Sedimen Sungai

Ilham memperkirakan bahwa peristiwa banjir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir telah mengakibatkan terbawanya tumpukan material seperti pasir, tanah, kerikil, serta kayu, yang berimplikasi pada terjadinya penumpukan sedimen di dasar sungai.
Selasa, 8 April 2025 - 12:48 WIB
Reporter:
Editor :

Padang, tvOnenews.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menduga banjir yang melanda Kabupaten Pesisir Selatan pada Senin (7/4) malam dipicu penumpukan sedimen sungai serta tingginya intensitas curah hujan.

"Selain curah yang tinggi, kami menduga banjir ini juga imbas dari tingginya sedimen sungai, sehingga terjadi luapan air sungai ke pemukiman warga," kata Juru Bicara BPBD Provinsi Sumbar Ilham Wahab di Padang, Selasa.

Ilham memperkirakan bahwa peristiwa banjir yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir telah mengakibatkan terbawanya tumpukan material seperti pasir, tanah, kerikil, serta kayu, yang berimplikasi pada terjadinya penumpukan sedimen di dasar sungai.

Kendati demikian, hal tersebut masih butuh kajian teknis yang komprehensif apakah banjir yang merendam puluhan rumah warga di Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, dan Nagari Lubuk Sarik, Kecamatan Lengayang akibat tumpukan sedimen atau murni hanya dipicu tingginya intensitas curah hujan.

Ia menambahkan dua nagari atau desa tersebut secara periodik kerap dilanda banjir, terutama ketika musim hujan tiba. Ilham belum dapat memastikan apakah banjir itu dikarenakan berkurangnya luas tutupan hutan.

"Kawasan itu memang sudah sering dilanda banjir, terutama saat musim hujan. Kita juga belum bisa menyimpulkan apakah banjir ini karena berkurangnya tutupan hutan atau alih fungsi lahan," ucap dia.

Banjir akibat meluapnya Batang Sungai Ampiang Parak dan Batang Sungai Lubuk Sarik Kambang Utara berimbas pada puluhan rumah warga. Berdasarkan laporan BPBD tidak ada korban jiwa dan kerugian masyarakat masih dalam pendataan.

"Tidak ada korban yang mengungsi, namun petugas masih mendata total kerugian yang dialami masyarakat," ujar dia.

Ilham Wahab mengingatkan kepada para penyintas banjir untuk waspada terhadap ancaman penyakit menular pasca banjir. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kemungkinan munculnya penyakit kulit, diare, dan sejenisnya setelah terjadinya banjir. (ant/nof)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
39:43
03:16
04:30
30:22
04:50

Viral