- tim tvOne - Idris Tajannang
Kisah Korban Kapal Tenggelam di Pangkep, Triplek & Jeriken Selamatkan 10 Penumpang
Setelah terombang ambing di laut, Irwan mengatakan akhirnya ia dan sembilan orang lain diselamatkan oleh kapal tugboat asal Banjarmasin Kalimantan Selatan yang hendak menuju Morowali. "kapal yang selamatkan kami yang berjumlah 10 orang adalah kapal tugboat asal Banjarmasin," lanjutnya.
Saat ditanya terkait jumlah penumpang yang berada diatas KM Ladang Pertiwi 2, Irwan tidak mengetahui jumlahnya. Ia mengatakan saat pertama kali naik kapal tersebut, ia lansung menuju lambung kapal untuk beristirahat sembari menunggu kapal berangkat.
Irwan juga menuturkan, diantara penumpang yang berada di atas kapal, masih ada satu orang yang dikabarkan belum ditemukan. "Yang selamat baru 17 orang, sementara penumpang lainnya belum kami terima kabarnya, kami berharap agar semuanya ditemukan," kata dia.
Irwan juga mengakui, jika ia tidak bisa menyelamatkan semua penumpang saat itu, mengingat kemampuannya terbatas dan mulai kelelahan akibat berenang ditengah besarnya hantaman ombak saat itu.
10 orang penumpang yang selamat bersama Irwan kemudian dirawat di Puskesmas Sanrobone, Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan. Kini mereka sudah dijemput oleh wakil bupati Pangkep untuk kemudian dibawa ke Kabupaten Pangkep untuk segera diberi perawatan lanjutan karena korban mengalami luka pada tubuh dan trauma atas tragedi tersebut.
Dari 10 korban yang diselamatkan kapal tugboat Mex 05 dan Cipta 2002 itu, 4 diantaranya wanita, dan 6 orang pria termasuk seorang anak dibawah umur.
Sementara itu, Kepala Basarnas Sulawesi Selatan, melalui video yang diunggah di berbagai media sosial menyampaikan pencarian korban KM ladang Pertiwi 2 kembali dilakukan hari ini (29/5/2022), untuk mencari 25 penumpang dari total 43 orang yang diduga berada di atas kapal ladang Pertiwi. (itg/ito)