- IST
Polisi Buka Laporan Terkait Aksi Arogansi Petugas TMII Berupaya Rampas Hingga Caci Maki Pedagang Asongan
"Astagfirullahaladzim," sang ibu menangis sembari berupaya menahan barang dagangan yang digendongnya itu.
"Ketua kamu siapa," tanya petugas itu dengan nada tinggi.
"Eggak tahu, saya enggak punya ketua, ya Allah La Ilaha illallah, saya enggak punya ketua," kembali sang ibu menjawab di tengah aksi tarik-tarikan barang dagangan berlangsung.
"Hargain saya, ketua kamu siapa?," ungkap petugas kembali menekan sang ibu dengan pertanyaannya.
"Saya mau pulang, ini dagangan punya orang pak, bukan punya saya sendiri," ujar sang ibu memohon untuk dilepaskan oleh petugas.
"Kamu berjanji, ibu ini sudah tua, kalau dagang lagi di sini, saya bawa ke Polsek. Janji?," kata petugas TMII mengancam ibu pedagang itu.
"Janji, janji ya Allah iya pak," jawab ibu.
"Saya enggak ada takutnya bu," kembali petugas tersebut menunjukkan perilaku arogansinya.
"Ini punya orang, bukan punya saya," kembali sang ibu memohon untuk dilepaskan.
"Siapa ketua kamu?," kembali petugas menekan sang ibu dengan nada tinggi.
"Eggak pak, saya dari Sulawesi Tengah, saya ngutang di situ, saya ngutang," sang ibu kembali memohon untuk dilepaskan.
"Kamu ini melanggar," kata petugas.
"Kalau sudah laku enggak papa. Ini belum laku, masih utuh," kata sang ibu yang terus berupaya melindungi dagangan yang akan diambil.
"Kurang ajar kamu," petugas kembali membentak sang ibu pedagang itu.
"Astagfirullahaladzim, saya bukannya ngelawan bapak," sang ibu kembali memohon kepada petugas.
"Ibu itu sudah ngelawan sama saya," petugas kembali membentak dengan perilaku arogansinya.
Di sisi lain tim tvOnenews.com berupaya mengkonfirmasi pihak TMII terkai aksi perilaku arogansi petugasnyabkepada seorang ibu pedagang asongan tersebut.
Namun hingga berita ini ditulis tak ada satupun pihak TMII yang menjawab upaya dari konfirmasi tim tvOnenews.com. (raa/ebs)