- tim tvone - dewi
Lagi, Listrik RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Padam Kedua Kalinya
Sukur menekankan dengan kejadian tersebut meminta pihak rumah sakit meninjau kembali kelayakan genset yang digunakan saat ini. Kalau gensetnya sudah tidak layak diminta untuk melakukan me-revitalisasi dengan genset yang layak peremajaan dengan disesuaikan kebutuhan daya di rumah sakit.
“Dalam melakukan perawatan maintenance juga harus terukur, jangan sampai saat listrik PLN padam pihak rumah sakit kebingungan, seperti yang terjadi saat ini,” tegas Sukur Priyanto.
Sementara pihak rumah sakit saat dikonfirmasi atas kejadian tersebut membenarkan. Humas RSUD dr Sosodoro Djatikoesoemo drg Thomas Djaja dikonfirmasi tvonenews.com mengatakan bahwa peristiwa padamnya listrik rumah sakit mendadak yang tidak ada pemberitahuan dari PLN dan berlangsungnya sekitar 12 menit.
5 gedung yang terhenti layananannya yakni Gedung A, Gedung B, Gedung C, Gedung D, dan Gedung E.
Thomas menjelaskan bahwa di rumah sakit ada dua genset yang mengcover jika terjadi pemadaman listrik. Perawatan genset juga dilakukan secara rutin, namun memang diakui ada salah genset sedang rusak lanjut Thomas. Dan pada Jumat lalu sudah dilakukan maintenance genset yang satu membutuhkan CT Ampere.
“Alat tersebut sudah dipesankan bagian teknisnya. Karena alat tersebut tidak bisa dibeli di Bojonegoro, Senin hari ini datang alat tersebut dari Surabaya,” ujar Thomas.
Thomas juga mengungkapkan untuk biaya perawatan instalasi listrik telah dianggarkan 900juta per tahun yang dikelola pihak ketiga.
Beruntung dalam peristiwa padamnya listrik selama 12 menit itu tidak sampai ada korban jiwa. Semua pasien di RSUD dalam kondisi baik. (dra/hen)