- syamsul huda
Perketat Verifikasi Beasiswa Pemuda Tangguh, Wali Kota Surabaya Pastikan Warga Tak Mampu Berperestasi Bisa Kuliah
Meski ada penyeragaman nilai bantuan, Cak Eri menjamin mahasiswa dari keluarga benar-benar prasejahtera tidak perlu khawatir. Jika ada mahasiswa miskin yang UKTnya melampaui Rp2,5 juta akibat kesalahan input data di awal, Pemkot akan tetap memberikan jaminan penuh melalui nota kesepahaman (MoU) dengan universitas.
"Yang penting, UKT untuk anak tidak mampu tetap gratis dan mereka tidak ditarik biaya oleh perguruan tinggi. Kita akan selesaikan langsung dengan pihak kampus," ungkapnya.
Ke depannya, Pemkot Surabaya akan melibatkan elemen masyarakat seperti karang taruna, RT, dan RW untuk memverifikasi validitas data penghasilan orang tua. Hal ini dilakukan demi mengawal anggaran sebesar Rp190 miliar yang dialokasikan untuk 23.850 mahasiswa pada tahun 2026.
“Kita mulai dengan kejujuran. Saya ingin memastikan anggaran rakyat ini benar-benar menjadi amanah bagi mereka yang berhak,” pungkas Cak Eri. (sha/far)