- tim tvone - happy oktavia
Hari Pendidikan Nasional, Bupati Ipuk Tekankan Pendidikan Karakter di Sekolah
Banyuwangi, tvOnenews.com – Lebih dari sekadar transfer ilmu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menekankan pentingnya pendidikan karakter di sekolah. Bagi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, pendidikan harus mampu membentuk manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga berakhlak dan peduli terhadap sesama.
Penegasan itu disampaikan Bupati Ipuk di momen Hari Pendidikan Nasional, Jumat (02/05).
“Sesuai Arahan Presiden, pendidikan tidak boleh hanya sekedar masalah keilmuan, tapi juga perlu pembentukan karakter. Terutama bagaimana anak-anak punya semangat juang yang tinggi agar tidak mudah rapuh. Nah ini yang kita tekankan dengan berbagai project di berbagai sekolah,” tegas Ipuk, usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di kantor Bupati Banyuwangi.
Ipuk juga menekankan bahwa pendidikan anak itu adalah tanggungjawab bersama, bukan hanya diserahkan kepada negara ataupun sekolah (lembaga pendidikan).
“Tugas pendidikan tidak hanya tugas sekolah dan pemerintah, tapi tugas kita bersama, tugas keluarga terutama masyarakat juga. Maka dibutuhkan kerja kolaboratif agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang baik,” ungkap Ipuk.
Pendidikan, tambah Ipuk, merupakan program prioritas wajib Pemkab Banyuwangi. Untuk itu, meski di tengah efisiensi keuangan negara, sektor pendidikan tetap diprioritaskan dan tidak mengurangi kualitas pendidikan di daerah.
“Bagi kami, pendidikan dan kesehatan tidak ada kata efisiensi, tapi bagaimana kita efektifkan semuanya. Pendidikan tetap harus bisa dirasakan oleh semua pihak,” kata Ipuk.
Saat ini, Pemkab terus mematangkan persiapan pembukaan Sekolah Rakyat, program pendidikan gratis berbasis asrama untuk anak-anak dari keluarga miskin yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada Juli 2025. Untuk tahap awal, 100 siswa SMP dan SMA dengan empat rombongan belajar (rombel).
“Petugas PKH sudah turun ke lapangan untuk menjaring calon siswa. Anak-anak miskin yang saat ini sudah kelas 6 SD dan kelas 9 SMP ditawarkan untuk melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat pada tahun ajaran baru 2025/2026 nanti,” pungkas Ipuk.
Hardiknas di Banyuwangi diperingati dengan meriah. Selain upacara yang diikuti oleh ratusan pelajar dari tingkat SD-SMA, beragam kreativitas siswa juga ditampilkan di acara ini. Ada pertunjukan seni hingga pameran teknologi karya pelajar yang menampilkan berbagai inovasi pelajar Banyuwangi.