news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

KPDI ke-14 di Kota Malang.
Sumber :
  • edi cahyono

Tingkatkan Minat Baca, Perpusnas Bermutasi ke Konten Digital

Upaya meningkatkan minat baca secara digital, Perpustakaan Nasional menggelar Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-14 pada Rabu (9/8) kemarin.
Kamis, 10 Agustus 2023 - 14:38 WIB
Reporter:
Editor :

Malang, tvOnenews.com - Upaya meningkatkan minat baca secara digital, Perpustakaan Nasional menggelar Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) ke-14 pada Rabu (9/8).

Konferensi Perpustakaan Digital Indonesia (KPDI) digelar selama dua hari pada 9-11 Agustus 2023 di Kota Malang dan resmi dibuka Rektor Universitas Brawijaya (UB).

Tema yang diangkat pada KPDI ke-14 ialah Menggalang Masa Depan melalui Preservasi Digital Pengetahuan Lokal Indonesia (Budaya, Pengetahuan, dan Pembelajaran).

Rektor UB Widodo menyambut baik kepercayaan yang diberikan untuk menyelenggarakan kegiatan ini, melihat ada banyak tantangan yang pasti dihadapi oleh perpustakaan ke depan dengan masuknya era digital, salah satunya ialah maraknya informasi yang beredar secara digital.

Widodo juga menyampaikan bahwa sejatinya ada empat kemampuan yang wajib dimiliki oleh pustakawan maupun pengelola perpustakaan di era digital yakni kemampuan mengakurasi data digital, menganilisis data penting, mengkonservasi, dan mempreservasi data.

“Di era digital ini banyak sekali konten yang masuk, sehingga pustakawan harus mampu melakukan akurasi konten dan analisis data yang masuk karena kalau tidak, konten hoaks dan tidak valid dapat tersebar di masyarakat. Konservasi dan preservasi data dahulu berbentuk kertas, tapi sekarang bentuknya digital dan rentan terkena virus atau malware yang bisa dalam sekejap menghilangkan semuanya,” jelasnya.

Sejalan dengan hal ini, Widodo menekankan saat ini pihaknya konsisten membangun UB sebagai kampus digital. Satu yang telah berjalan yakni berkolaborasi dengan pemerintah Jepang melalui Arterial Research and Educational Network in the Asia Pacific (ARENA-PAC) dalam hal bantuan jaringan internet berkecepatan tinggi hingga 100 gygabyte per second (Gbps).

“Jaringan tersebut memungkinan pertukaran data yang semakin cepat dengan lembaga riset dan pendidikan lain di luar negeri. Selain itu, informasi digital pun dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan lancar tanpa delay karena akses internetnya sangat cepat,” ucapnya.

Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas), Muhammad Syarif Bando menanggapi bahwa kolaborasi yang telah terjalin antara UB dan ARENA-PAC harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Kolaborasi tersebut mampu membuat civitas akademik mengakses seluruh bahan bacaan dan jurnal dari seluruh dunia.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:33
04:11
01:51
08:55
01:00
01:09

Viral