- Tim tvone - tim tvone
Buka Muswil XII Nasyiatul Aisyiyah, Gubernur Khofifah Dorong Pertemuan Pikiran dan Gerakan Bangun Kemajuan Jatim
Kemudian di bidang penguatan ekonomi, Khofifah menjelaskan ada banyak potensi program yang bisa disinergikan, salah satunya melalui pengembangan amal usaha Muhammadiyah.
Hal ini selaras dengan arahan komprehensif Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir. Dimana salah satu indikator berkemajuan menurut penjelasan Ketua Umum PP Muhammadiyah terkait dengan amal usaha dan terkait pergerakan ekonomi.
"Hal ini yang harus terus didorong dan ditumbuhkembangkan. Sehingga manfaatnya makin luas, makin banyak dan makin signifikan,” katanya.
Penguatan berbagai amal usaha Muhammadiyah ini, kata Khofifah, sudah memberikan penguatan dakwah melalui lisan (dakwah bil lisan), melalui perbuatan (dakwah bil hal), melalui tulisan (dakwah bil kitabah), dan melalui pendekatan ekonomi sehari-hari (dakwah bil maal).
“Pada posisi seperti ini penguatan demi penguatan lapis demi lapis organisasi otonom (ortom) di persarikatan Muhammadiyah akan menjadi bagian saling menguatkan satu dengan yang lain. Karenanya, program yang akan dikuatkan Pengurus Wilayah Nasyiatul Aisyiyah seperti stunting, ecogreen dan penguatan ekonomi menjadi bagian yang sangat penting,” katanya.
“Ini adalah salah satu referensi bagaimana mendetailkan Muhammadiyah berkemajuan, Aisyiyah perempuan berkemajuan, dan Nasyiatul Aisyiyah perempuan muda berkemajuan. Tentu ortom yang lain seperti Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan seterusnya ini semua bagian dari pelapisan bagaimana satu dengan yang lain saling menguatkan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Khofifah mengatakan bahwa pada dasarnya KH. Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) dan Kyai Hasyim Asy'ari (pendiri Nahdlatul Ulama), termasuk dengan R.A. Kartini memiliki satu guru yang sama yakni Kyai Sholeh Darat.
“Oleh karena itu dalam beberapa hal sesungguhnya sangat banyak pertemuan pikiran dan pertemuan gerakan antara NU dan Muhammadiyah. Yakni dalam posisi bagaimana sesungguhnya kita bersama-sama meningkatkan amal usaha termasuk di bidang ekonomi,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Dr. Sukadiono, MM mengatakan, Nasyiatul Aisyiyah merupakan bagian dari salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang tentu visi misinya sesuai dengan visi besar Muhammadiyah, yaitu Islam berkemajuan.
Menurutnya ada empat indikator perempuan berkemajuan yaitu perempuan yang bertakwa, perempuan yang beriman, perempuan yang berilmu dan tentu perempuan yang selalu beramal saleh.