- Tim tvOne - Didiet Cordiaz
Satu Pemotor Korban Truk Rem Blong di Traffic Light Terminal Banyumanik Meninggal Dunia
Lalu ketika menunggu lampu warna hijau, pria berusia 45 tahun itu mendengar suara benturan dan melihat truk bernomor polisi AD-1527-OJ melaju dengan kecepatan yang tidak terlalu kencang.
"Saya dengar suara tapi tidak seperti suara motor jatuh, saya nengok karena mengira pasti ada kecelakaan besar. Ternyata truk sudah dalam posisi menabrak motor-motor di belakang saya," ujar Gunung saat ditemui di lokasi kejadian.
Karena membahayakan keselamatannya, Gunung dan beberapa pemotor lainnya langsung melompat dari motor untuk menyelamatkan diri. Ia melihat total ada sekitar delapan motor yang tertabrak truk tersebut.
"Karena dari truk hanya berjarak tiga motor, saya memutuskan melompat dan menjatuhkan diri ke trotoar," paparnya.
Dirinya menjelaskan, lima dari delapan motor yang tertabrak tidak rusak parah dan bisa melanjutkan perjalanan. Motor Gunung termasuk rusak cukup parah dan dibawa petugas Satlantas Polrestabes Semarang untuk pemeriksaan lanjutan.
"Ada yang langsung melanjutkan perjalanan. Tadi ada dua yang dibawa ke rumah sakit, lukanya di kaki. Yang luka tadi yang di tengah posisinya, dia tidak bisa menghindar. Motor yang dibawa tadi tiga,” terangnya.
Sementara, Kokok, supir truk mengaku rem mulai blong tidak jauh dari lokasi tabrakan. Menurutnya, kontur jalan yang menurun membuat rem tidak berfungsi. "Tidak jauh tadi remnya blong. Kecepatannya tadi juga rendah. Ini mengangkut kantong plastik dari Klaten mau ke Semarang," imbuhnya.(Dcz/Buz)