news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ventilasi udara Bio Antibakteri daun sirih buatan siswa SMPN 3 Pati..
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Ventilasi Udara Bio Antibakteri Daun Sirih Buatan Siswa SMPN 3 Pati Juara di Kompetisi Sains Internasional

Siswa SMP Negeri 3 Pati, Jawa Tengah, melakukan penelitian mesin ventilasi udara mekanik dengan bio antibakteri dari daun sirih untuk membersihkan udara kotor.
Kamis, 10 November 2022 - 17:39 WIB
Reporter:
Editor :

“Cara pembuatannya daun sirih hijau dilakukan proses maserasi. Di dalam proses maserasi dilakukan pengeringan, pencucian, penghalusan menjadi serbuk, perendaman dan penyaringan. Dan hasil dari penyaringan inilah yang kami gunakan sebagai bio antibakteri,” jelas dia.

Penggunaan bio antibakteri dari daun sirih, kata Keysha selain mengandung bio antibakteri yang cukup baik, juga karena banyak ditemukan di Pati dan harganya cukup murah.

“Kami pilih daun sirih hijau karena banyak ditemukan dan murah di pati. Dan tentunya mengandung bio antibakteri dari peripenol dan beberapa senyawa dari minyak atsiri dan sineol,” ujarnya.

Untuk melakukan penelitian ini, kelima siswa membutuhkan waktu sekitar 8 bulan agar mesin bisa menjadi sempurna jika dipakai.

Guru pembimbing sains SMP Negeri 3 Pati, Muhamad Rauf mengatakan, hasil temuan siswanya memiliki potensi yang cukup besar. Mesin ventilasi udara mekanik itu juga telah diuji di Institut Sains dan Tekhnologi Akprind Yogyakarta.

“Hasilnya, alat ini dinilai layak dan memenuhi standar uji, baik dari standar kimia udara maupun indeks biologi udara,” ungkapnya.

Rauf menambahkan, alat itu cocok untuk menjaga kesehatan sekaligus kebutuhan terapi. Sebab, udara yang keluar mengandung antibakteri sehingga sangat bermanfaat untuk tubuh.

“Kelebihan di bidang kesehatan itulah yang kemudian membawa penelitian itu mendapatkan medali emas sekaligus special award dalam ajang bergengsi ISIF. Yang membuat kami bangga juri kompetisi ini berasal dari luar negeri, yakni dari Rumania dan Malaysia,” pungkasnya.

Sementara itu, kepala sekolah SMP Negeri 3 Pati, Rukayah, mengatakan akan mendukung penuh dalam upaya pengembangan kedepan dan keberlanjutan dari penelitian tersebut.

“Pihak sekolah akan memberikan fasilitas kemana nanti pengembangannya, misalnya kalau ada kerjasama dengan pabrik atau lembaga yang lain saya pribadi selaku kepala sekolah siyap untuk memfasilitasi,” kata Rukayah.

“Pokoknya kami ingin selalu mendorong anak anak tidak hanya berhenti sampai disini. Harus bisa dikembangkan dan bermanfaat bagi banyak orang,” lanjutnya. (Arm/Buz)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral