news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Embung Giritirto di Dukuh Era, Desa Giritirto, Karanggayam rusak dan tak berfungsi, Rabu (23/8/2023)..
Sumber :
  • Tim tvOne - Wahyu Kurniawan

Embung Giritirto Rusak, Ratusan Warga Kebumen di Wilayah Pegunungan Dilanda Kekeringan

Embung Giritirto seluas 1 hektar di Dukuh Era, Desa Giritirto, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.
Rabu, 23 Agustus 2023 - 10:56 WIB
Reporter:
Editor :

Senada dengan Yuswanto, warga Dukuh Era lainnya Maslam Sugiyanto (41) selain meminta embung diperbaiki, warga juga mendambakan ada akses jalan menuju embung. 

Menurutnya, akses jalan yang ada sangat tidak layak untuk dilewati dan sangat berbahaya bagi keselamatan. Adanya jalan mereka yakin akan meningkatkan ekonomi warga pegunungan yang mengandalkan hasil pertanian.

"Disekitar embung banyak lahan-lahan pertanian milik warga yang produktif dengan ditanami singkong dan jagung. Kendalanya jalur distribusi hasil pertanian kami gak ada. Susah diangkutnya mas, jadi ya gak bisa jual," ucapnya.

Dengan kondisi jalan yang ada saat ini menurut warga sangat sulit dilalui oleh kendaraan. Terlebih saat musim hujan, jalan kecil berupa tanah merah ini akan terputus dan tak dapat dilewati. Warga berharap, Pemkab Kebumen juga bersedia membuatkan akses jalan untuk warga. 

Sementara itu, Bambang Sutrisno anggota DPRD Kebumen dari Fraksi PDIP saat melihat kondisi Embung Giritirto kepada wartawan mengatakan, kemarin (Selasa) Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama dinas terkait DPU, BPBD sempat keliling melihat kondisi embung.

Saat peninjauan bupati meminta ada kajian ulang. Sehingga nanti ketika dianggarkan untuk memperbaiki embung ini betul-betul produktif dan manfaat sesuai dengan rencananya. 

"Dan ketika kajiannya lengkap tadi dari Geologi diminta untuk ikut serta membantu memeriksa kontur tanah di area sekitar embung. Jadi tidak muspro ketika dianggarkan," katanya.

Menurutnya, kondisi alam dimana kontur tanah di area sekitar embung memang terbilang labil dan mudah bergerak. Itu diakibatkan karena dibawah embung ada saluran sumber mata air, mengakibatkan longsor dan bangunan lantai beton ambles. 

Embung Giritirto yang terletak di Dukuh Era ini dibangun di lahan seluas 1 hektar, dimulai pada tahun 2018 dan dilanjutkan pembangunannya di tahun 2021.

"Embung ini dulu dianggarkan sudah dua kali mas. Pertama pembangunan di tahun 2018 tidak selesai, wanprestasi, tidak kita bayar. Kemudian dianggarkan kembali di tahun 2021, diangka Rp2,4 miliar dan alhamdulillah 2022 selesai," pungkasnya.

Embung Giritirto tetap akan dilanjutkan pembangunannya karena keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. Selain untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga juga sangat dibutuhkan untuk pengairan sawah dan ladang warga. (wkn/buz)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral