news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Lokasi longsor tambang ilegal yang tewaskan dua warga Desa Terkesi, Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (7/6/2023).
Sumber :
  • Tim tvOne - Slamet Prayitno

Dua Warga Grobogan Tewas Tertimbun Longsoran Tambang Ilegal

Longsor di lokasi penambangan batu ilegal Desa Terkesi, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (7/6/2023) siang memakan dua korban jiwa.
Rabu, 7 Juni 2023 - 21:14 WIB
Reporter:
Editor :

Grobogan, tvOnenews.com - Longsor di penambangan batu ilegal Desa Terkesi, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Rabu (7/6/2023) siang memakan dua korban jiwa.

Sunawar (46) dan Sunawar (51) warga setempat tewas tertimbun longsoran tebing batu yang digali tak jauh dari rumahnya.

Kedua korban mengalami luka serius akibat dihujani material batu besar dari ketinggian 15 meter.

Perangkat Desa Terkesi Bukori mengatakan, sebelumnya kedua korban terlihat menggali tebing batu secara manual menggunakan linggis untuk diangkut ke atas dump truk yang sudah terparkir di lokasi. 

"Pukul 10.00 longsor terjadi dan menimpa keduanya. Truk yang belum terisi penuh itu terguling. Untuk sopir aman karena masih menunggu di luar lokasi," ungkap Bukori di lokasi kejadian

Seketika itu beberapa pekerja tambang yang di lokasi langsung berlarian mencari pertolongan. Sejumlah warga kemudian berupaya mengevakuasi jasad kedua korban. 

"Sekitar setengah jam proses evakuasinya. Kepolisian yang dilapori langsung datang membawa kedua korban menggunakan mobil patroli ke rumah duka untuk dimakamkan. Ini murni musibah longsor," terang Bukori.

Dijelaskan Bukori, aktivitas penambangan batu manual di lokasi kejadian diketahui sudah berlangsung belasan tahun. Satu ritase dijual Rp 350 ribu. Adapun lokasi penambangan manual ini berjarak 500 meter dari permukiman dan Kantor Desa Terkesi.

"Selama ini tambang manual diperbolehkan asalkan tidak pakai alat berat. Itu tanah tambang manual milik banyak warga. Ini urusan perut warga setempat. Kami pun hanya menghimbau untuk berhati-hati dan keselamatan kerja," pungkas Bukori. (spo/buz)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral