news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III bertajuk "KAHMI Jabar Istimewa Road to Indonesia Emas".
Sumber :
  • Istimewa

KAHMI Jabar Komitmen Kawal Kebijakan Gubernur KDM, Indramayu Jadi Prototipe Pembangunan

Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III bertajuk "KAHMI Jabar Istimewa Road to Indonesia Emas"
Senin, 16 Februari 2026 - 17:42 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) III bertajuk "KAHMI Jabar Istimewa Road to Indonesia Emas". Forum ini menjadi momentum konsolidasi alumni HMI se-Jawa Barat dalam merumuskan langkah strategis menuju Musyawarah Wilayah (Muswil) yang direncanakan berlangsung pada Mei atau Juni mendatang.

Sekretaris MW KAHMI Jawa Barat, Yoga Rahardiansyah, S.H., mengatakan Rakorwil III merupakan forum penting untuk menyatukan gagasan dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.

"Ini adalah forum konsolidasi alumni HMI di masing-masing kabupaten/kota di Jawa Barat untuk merumuskan langkah-langkah strategis serta rekomendasi menjelang Musyawarah Wilayah yang akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan," ujar Yoga.

Menurutnya, rangkaian kegiatan diisi dengan pemaparan isu-isu strategis dan sidang pleno. Dalam pleno tersebut, masing-masing daerah menyampaikan laporan terkait persoalan yang dihadapi serta potensi rekomendasi yang dapat diangkat ke tingkat provinsi maupun nasional.

"Pleno diawali dengan laporan dari masing-masing kabupaten tentang persoalan daerahnya dan apa saja yang bisa diangkat menjadi rekomendasi di tingkat provinsi maupun nasional,"jelasnya.

Rakorwil ini diikuti delegasi dari 24 kabupaten/kota di Jawa Barat, masing-masing mengirimkan empat perwakilan, dengan total peserta sekitar 100 orang.

Pemilihan Kabupaten Indramayu sebagai tuan rumah mempertimbangkan sejumlah faktor strategis. Indramayu dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional dengan produksi beras tertinggi di Jawa Barat, serta produsen sektor perikanan terbesar di provinsi tersebut.

Sebelum Rakorwil, kegiatan diawali dengan silaturahmi dan sharing session di Pendopo Indramayu bersama Bupati Lucky Hakim. Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat George Edwin Sugiharto, serta sejumlah tokoh nasional seperti Fuad Bawazier, Yuddy Chrisnandi, dan Abdullah Puteh.

Dalam sambutan Bupati Indramayu yang dibacakan Plt Kepala Bapperida Indramayu, Ahmad Syadali, Pemkab Indramayu mengajak KAHMI Jabar berkolaborasi memperkuat ekosistem digital. Menurutnya, digitalisasi pelayanan publik, transparansi tata kelola pemerintahan, dan pemberdayaan UMKM berbasis teknologi perlu dukungan berbagai elemen strategis.

"Kami berharap forum ini menjadi momentum konsolidasi gagasan dan inovasi, sehingga KAHMI Jawa Barat menjadi pelaku, bahkan pengarah perubahan," ujar Ahmad.

Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga mencakup pengembangan kewirausahaan berbasis teknologi serta peningkatan kapasitas generasi muda dalam menghadapi revolusi industri dan disrupsi global menuju Indonesia Emas 2045.

Salah satu hasil Rakorwil adalah rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara KAHMI dan Pemerintah Kabupaten Indramayu terkait pengawalan pembangunan daerah. Indramayu akan dijadikan proyek percontohan (prototipe) sebelum diterapkan di kabupaten/kota lain di Jawa Barat.

"KAHMI dengan segala akses, jaringan, dan koneksinya diharapkan bisa membantu percepatan pembangunan di Kabupaten Indramayu. Ini akan menjadi model yang bisa direplikasi di daerah lain,"tambah Yoga.

Dalam Rakorwil III ini, MW KAHMI Jawa Barat juga menghasilkan sejumlah rekomendasi eksternal. Di antaranya, komitmen untuk ikut mengkaji, menyusun, dan mengawal peta jalan pencapaian visi besar Indonesia Emas 2045.

KAHMI Jawa Barat juga menegaskan komitmennya untuk mengawal program kerja dan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM), sebagai salah satu kader terbaik alumni HMI di Jawa Barat.

Selain itu, KAHMI Jabar mendukung akselerasi pembangunan infrastruktur dan pendidikan berstandar unggul, mendorong percepatan pembangunan kawasan metropolitan baru Rebana di Jawa Barat bagian utara melalui kolaborasi multihelix, serta mendorong inovasi pengelolaan sampah di kabupaten/kota.

Khusus untuk Indramayu sebagai sentra pangan nasional, KAHMI mendorong inovasi sektor pertanian melalui perakitan benih padi unggul umur pendek yang toleran terhadap perubahan iklim dan air laut, serta pengembangan kawasan persawahan dengan tiga kali masa tanam dalam setahun.

Tak hanya itu, Rakorwil juga merekomendasikan agar setiap kebijakan Pemprov Jawa Barat disusun melalui kajian komprehensif dengan asas berkeadilan. 
KAHMI Jabar turut mengusulkan kepada Majelis Nasional KAHMI agar Presiden Prabowo Subianto dapat menjadi anggota kehormatan KAHMI.

Sebagai provinsi dengan posisi geografis strategis, konektivitas tinggi, kekayaan sumber daya alam, dan potensi sumber daya manusia yang besar, Jawa Barat memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Dengan visi "Jawa Barat ISTIMEWA", KAHMI memandang perlu berperan aktif sebagai entitas sosial dalam mendukung pembangunan yang termaju, berdaya saing global, dan berkelanjutan.

Rakorwil III MW KAHMI Jawa Barat diharapkan tidak hanya melahirkan rekomendasi strategis, tetapi juga memberikan dampak berkelanjutan terhadap pembangunan daerah, khususnya di Indramayu sebagai percontohan, menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.(chm)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral