- aris wiyanto
Kian Meluas, Kebakaran di Lereng Gunung Agung di Dua Titik Kini Capai 80 Hektare
Kemudian, identifikasi dari petugas, kawasan terbakar mencakup tanaman seperti sonokeling, akasia, rumput kering, dan semak belukar. Pada Kamis (28/9) malam sebagian titik api berhasil dikendalikan. Sementara beberapa titik masih menyala karena posisi yang sulit dan angin kencang.
Selain itu, pemadaman juga tertunda karena waktu menjelang malam sehingga pemadaman dilanjutkan pada keesokan harinya. Meskipun upaya pemadaman dihentikan sementara, pemantauan kebakaran tetap dilakukan petugas.
"Estimasi luas kebakaran di wilayah RPH daya sekitar 80 hektare, sedangkan kerugian material dan lingkungan masih dalam perhitungan. Otoritas RPH masih menginvestigasi penyebab karhutla yang terjadi di wilayah RPH Kubu, kemudian merabat ke wilayah RPH daya," ujarnya.
Sebelumnya, kebakaran di lereng Gunung Agung, di Kabupaten Karangasem, hingga saat ini masih terjadi kendati nyala api tidak begitu nampak dan hanya bumbungan asap yang terlihat dari kejauhan.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karangasem, Putu Eka Tirtana mengatakan, bahwa kebakaran di lereng Gunung Agung sempat menyala tadi malam Rabu (27/9) sekitar 19.00 WITA dan kembali padam pada Kamis (28/9) dini hari, dan sekitar pukul 08.00 WITA kembali menyala dan semakin meluas.
Sementara, pihaknya mengungkapkan bahwa luas lahan yang terbakar di lereng Gunung Agung sebelumnya sekitar 30 hektare lebih.
"Kemungkinan sudah di atas 30 hektare," ujarnya. (awt/far)