- Istimewa
Dapat Selendang dan Topi Manggarai, Paus Fransiskus: Grazie Mille
“Saya mengatakan kepada Paus bahwa tenun ikat ini namanya Lipa Prenggi berasal dari Maumere, Indonesia yang terbuat dari bahan-bahan alam ditenun secara manual. Ini simbol kehormatan dan biasa digunakan oleh para pria dalam suatu acara resmi. Sedangkan, yang satunya adalah topi berbentuk seperti peci yang terbuat dari Songke Manggarai ditenun secara manual. Juga digunakan oleh para pria selain lambang kehormatan juga kepemimpinan. Kedua kenangan ini berasal dari kampung orang tua saya," terangnya.
“Paus Fransiskus dengan sabar mendengarnya dan tetap tersenyum. Pada akhirnya beliau mengangguk dan mengatakan grazie mille sambil memberkati saya,” tambah dia dalam tulisannya.
Donnie Migo mengakui pertemuan itu sangat singkat. Apalagi ada hampir seribu orang yang menunggu kesempatan untuk berjabat tangan dengan Bapa Suci.
“Sementara yang hadir dalam audiensi sekitar 30-an ribu dan bisa lebih. Sebelum pandemi bisa sampai 60-an ribu. Tetapi berkat kedua kenangan itu Bapa Suci bisa berhenti sekitar 30 detik di depan saya. Itu membuat saya sungguh sangat bersukacita,” urai dia. (jku/nsi)