- tvOne - aris wiyanto
Satu Tahun Invasi Rusia, Warga Ukraina di Bali Bawa Bunga dan Nyalakan Lilin di Konjen Ukraina, Harap Perang Berakhir
"(Bunga) itu hanya simbol kedamaian hidup. Setiap orang Ukraina memiliki ceritanya sendiri, banyak orang dengan cerita yang berbeda," ujarnya.
Sementara, Raisa yang juga warga Ukraina menceritakan, bahwa dirinya cukup beruntung karena sebelum terjadi perang dirinya sudah ada di Indonesia dan di Bali sudah tiga tahun.
"Saya tinggal di Indonesia sebelum perang dimulai dan di Bali sudah tiga tahun," ungkapnya.
Ia mengatakan, bahwa dirinya dari Kota Kherson di Ukraina yang merupakan sebuah Kota Pelabuhan di Ukraina dan saat ini dia tidak memiliki rumah karena terkena bom saat perang. Selain itu, ibu dan ayahnya juga mengungsi setelah terjadi perang.
"Saya tidak punya rumah, sudah dibom sehingga saya tinggal di Indonesia. Ibu saya (mengungsi) di Polandia dan bapak saya di Jerman, kakak saya sudah ke Indonesia," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, bahwa hari ini adalah hari peringatan satu tahun invasi Rusia ke Ukraina dan tentu banyak orang Ukraina yang sedih karena tidak bisa pulang ke negaranya karena sangat rindu kepada keluarga yang ada di Ukraina.
Selain itu, Raisa juga mengatakan bahwa dirinya juga sering bertemu warga Ukraina lainya di Bali dan mengobrol satu sama lain untuk berbagi cerita kondisi negaranya.
"Hari ini adalah hari peringatan untuk semuanya warga Ukraina. Karena semua (Warga Ukraina) sakit hati karena tidak dapat pulang ke negaranya dan saya bertemu dan ngobrol dengan (sesama warga Ukraina) dan berbagi informasi," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, bahwa tentu warga Ukraina ingin sekali perang usai dan bisa kembali ke negaranya dan dia juga memilih tinggal di Indonesia khususnya Bali, karena menurutnya orang Indonesia sangat baik, ramah karena selalu senyum dan suka membantu. Selain itu, selama di Bali dia bekerja secara online dan memang banyak warga Ukraina bekerja secara online selama berada di negara orang.
"Semua harapannya bisa pulang ke Negara Ukraina. Semua rindu ingin pulang ke Ukraina karena banyak keluarga. Saya kerja online, dan warga Ukraina banyak kerja Ukraina. Orang di sini baik dan selalu senyum dan bisa membantu dan mengerti," ujarnya. (awt/gol)